Lion Air Group Melayani 245.547 Penerbangan di Dua Kuartal 2019

0
lion-air
PESAWAT FEEDER : Wings Air tipe pesawat ATR 72 melayani sebagai feeder, salah satunya beroperasi di Bandar Udara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang menghubungkan ke Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto oleh: Iwan Zinger)

*Komitmen Menciptakan Konektivitas sesuai Kebutuhan Perjalanan Udara

JAKARTA,suaramerdekasolo.com – Lion Air Group yang beroperasi di Indonesia menyampaikan tentang perkembangan bisnis melalui pengoperasian layanan penerbangan selama 2 kuartal 2019 (Januari – Agustus)

  Lion Air Group sudah melayani 245.547 penerbangan, mencakup dari Lion Air 106.688 frekuensi terbang, Wings Air beroperasi 79.534 dan Batik Air memiliki 59.325.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran persnya, Minggu (13/10)  menjelaskan, jaringan dioperasikan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan (safety first).

“Sehubungan operasional dan layanan penerbangan pada dua kuartal 2019, Lion Air Group telah merilis kinerja tingkat ketepatan waktu (on time performance/ OTP), yang memperlihatkan rata-rata performa ketepatan waktu tertinggi. Lion Air mencapai 83.23 persen, Wings Air mencatatkan 75.93 persen dan Batik Air 91.34,” jelas Danang.

Lebih lanjut dijelaskan, OTP Lion Air Group merupakan data akurat ketepatan pesawat saat keberangkatan (departure) dan kedatangan (arrival) dalam waktu kurang 15 menit dari jadwal ditentukan.

Penghitungan sesuai laporan Integrated Operation Control Center (IOCC) Lion Air Group secara tepat waktu dan bersamaan (real time).

Lebih lanjut Danang memaparkan, Lion Air Group mengimplementasikan sistem terstruktur, konsistensi dan komprehensif antara perawatan pesawat (maintenance), tim operasional serta keputusan cepat (quick action) guna menentukan rotasi baru apabila ada hambatan terjadi di lapangan (irregularities) guna meminimalisir dampak keterlambatan penerbangan.

Jaringan pada rute yang dilayani sepanjang periode Januari – Agustus telah dikenal sebagai destinasi popular, sehingga optimis mampu memberikan alternatif baru bagi pelanggan untuk mengunjungi kota-kota tujuan menarik.

“Lion Air fokus melayani ke lebih dari 43 kota tujuan domestik serta 44 internasional meliputi Singapura, Malaysia, Tiongkok dan Saudi Arabia.

Wings Air mempunyai 124 kota dalam negeri dan satu kota regional di Kuching, Malaysia, sedangkan Batik Air menerbangi 43 kota di Indonesia serta 15 destinasi di berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Tiongkok, India dan Australia.”

Danang menegaskan, kehadiran pilihan jadwal penerbangan dari Lion Air Group, diharapkan menyediakan keuntungan setiap  pelanggan, terutama dalam kemudahan melanjutkan perjalanan udara (connecting flight) dalam cakupan rute dari jaringan Lion Air Group yang saat ini sudah beroperasi.

Selain itu, memberikan nilai lebih bagi pelanggan antara lain mempersingkat waktu, memperpendek jarak, nyaman, terjangkau dan jadwal keberangkatan atau kedatangan lebih tepat.

Dinamika Pasar

Seluruh operasional termasuk pengembangan bisnis tahun ini diharapkan mampu menjawab tren atau dinamika pasar serta melengkapi pengalaman bepergian dengan diikuti minat perjalanan menggunakan pesawat udara antarkota maupun antarnegara.

“Memperkuat network 245.547 penerbangan sebagai bentuk kesungguhan Lion Air Group sejalan inisiasi dalam upaya mendukung pemerintah guna pemerataan ekonomi dan menyokong Kementerian Pariwisata RI sejalan program pencapaian kunjungan wisatawan menuju Indonesia, termasuk pengembangan pariwisata nasional,” pungkas Danang. (*)

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan