Satu Keluarga Di Desa Sumberejo Klaten Pindahan Rumah Secara mendadak, Diduga Terkait Pilkades Serentak Klaten

pindahan-rumah-usai-pilkades-klaten
WARGA SEKITAR : Warga membantu pindahan rumah Nur Jaman dari Dusun Pengkol, Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (18/10). (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

 

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Satu keluarga di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan pindahan rumah setelah pelaksanaan Pilkades serentak tanggal 9 Oktober. Sebab rumah yang ditempati adalah milik salah seorang calon Kades.  Berkembang kabar pindahan tersebut buntut dari pelaksanaan Pilkades.

Keluarga yang pindahan rumah tersebut adalah keluarga Nur Jaman. Nur beserta keluarganya semula menempati rumah di Dusun Pengkol, Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan. Yang bersangkutan pindah ke rumah kontrakan di Dusun Ngangkruk, Desa Sumberejo sekitar pukul 13.00 WIB dan selesai pukul 15.00 WIB.

Pindahan rumah menggunakan mobil pikap dan dibantu beberapa warga berseragam kaos merah. Kepindahan keluarga Nur tersebut memicu berkembangnya kabar jika kepindahan itu sebagai buntut Pilkades. Sebab rumah yang ditempati sebelumnya adalah milik salah seorang calon Kades.

Padahal saat Pilkades diduga Nur tidak memberikan dukungan ke calon Kades pemilik rumah. Mengetahui ada pindahan rumah itu, relawan pendukung salah seorang calon Kades lain, Agung Sutrisno mengumpulkan iuran untuk membantu. Agung Sutrisno mengatakan iuran yang terkumpul sekitar Rp 6 juta lebih.

Baca : Banyak Petahana Tumbang di Pilkades Klaten

Baca : Persiapan Pilkades Klaten Kerahkan Brimob dan Polda

” Uang bisa digunakan untuk mencari rumah kontrakan baru,” ungkap Agung Sutrisno, Jumat (18/10).

Menurutnya, selain memberikan dukungan kepada Nur, relawannya akan mengawal proses hukum kasus dugaan politik uang yang sudah dilaporkan ke Polsek.

Bukan Diusir

Koordinator Forum Sumberejo Rempug, Tri Wardana mengatakan berdasar informasi yang diterimanya, yang bersangkutan pindah bukan karena diusir.

” Kata pemilik rumah, rumahnya akan direnovasi,” katanya.

Kemungkinan karena waktu renovasi yang tidak tepat, kemudian menimbulkan multi tafsir masyarakat. Lokasi pindah rumah Nur Jaman masih satu desa. Yang jelas forum yang terdiri dari unsur masyarakat tidak peduli siapa yang menang dalam Pilkades. Namun forum akan mengawal kasus politik uangnya.

Forum mengawal kasus itu agar ke depan tidak ada lagi praktik politik uang di masa depan. Soal nantinya salah atau benar, semua diserahkan ke penegak hukum. Dugaan praktik politik uang itu harus diusut agar jadi pembelajaran.

Baca : Pilkades Gelombang III di Kabupaten Klaten Usai, Ini Hasil Rekpitulasi Suara Cakades

Baca : Pilkades Serentak Tahap III Klaten Dinodai Bentrokan, Dua Warga Ditusuk

Sebelumnya diberitakan, warga melaporkan dugaan kasus politik uang di Pilkades Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan ke Polsek Kota. Warga melaporkan Rj yang membagikan uang Rp 100.000 ke warga lain.

Camat Klaten Selatan, Jaka Hendrawan mengatakan pemerintah kecamatan juga mendengar kabar itu dan sudah mengkonfirmasi ke calon Kades pemilik rumah.

” Menurut calon Kades tersebut, tidak ada pengusiran. Pindahnya karena mendapatkan kontrakan baru,” jelasnya.

Pemerintah kecamatan berharap masyarakat menjaga kerukunan dan persatuan pascapilkades sehingga suasana tetap kondusif. (Achmad H)

Baca : Pemkab Klaten Turun Tangan Cek Tahapan Pilkades Ceporan

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here