Progres Proyek Jalan Klaten di Atas 60 Persen, TPA Dikebut

rigid-beton-jelobo-klaten
BETON JALAN: Pekerja merangkai besi di proyek rigid jalan beton antara Desa Gunting-Jelobo, Sabtu (19/10).(suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Progres proyek jalan dan jembatan yang dianggarkan di APBD 2019 sudah mencapai 60-70 persen di semua wilayah. Hanya untuk jalan cor rigid memerlukan waktu untuk menunggu usia beton.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Tajudin Akbar progres jalan dan jembatan pada pekan ketiga bulan Oktober antara rata-rata 60-70 persen. Masih ada sisa cukup waktu bagi pelaksana untuk menyelesaikan sisanya.

” Bahkan ada beberapa yang sudah hampir selesai,” jelasnya, Sabtu (19/10).

Menurutnya, untuk kegiatan peningkatan jalan dengan pengaspalan relatif tidak ada kendala dan bisa selesai lebih cepat.

Namun untuk kegiatan peningkatan dengan rigid cor beton memerlukan waktu 28 hari untuk usia beton. Pengecoran jalan tidak bisa dikerjakan langsung dua sisi tetapi harus satu sisi bergantian.

Satu sisi dicor dan satu sisi masih digunakan untuk melintas secara bergantian. Untuk menunggu layak digunakan melintas, perlu menunggu usia beton sehingga tidak bisa cepat. Dari sisi kendala cuaca relatif tidak ada sebab musim kemarau masih berlangsung.

Meskipun nantinya turun hujan jalan tetap bisa difungsikan di satu sisi dan satu sisinya masih dicor. Dinas terus memantau ketat perkembangan di lapangan, termasuk proyek IPL di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Desa Troketon, Kecamatan Pedan.

Proyek itu sempat mengalami keterlambatan dan dikenai denda sebelum rekanan meminta hak perpanjangan pengerjaan.

Masa Perpanjangan

Dari hasil pemantauan terakhir, kata Tajudin, pekerjaan sudah hampir selesai. Tiga kolam IPL sudah digali dan tinggal memasang alas.

Dengan waktu perpanjangan selama 50 hari, Dinas yakin bisa selesai. Secara teknis pekerjaan tidak terlalu sulit, namun karena pelaksana tidak siap dengan tenaga kerja akhirnya terkendala. Pantauan di beberapa titik proyek cor jalan masih berlangsung.

Termasuk di Jl Kemalang-Deles di ruas Pasar Kembang-Dompol. Selain itu di ruas Desa Jelobo-Gunting, Kecamatan Wonosari pekerjaan masih terus dikebut.

Di ruas Jelobo-Gunting satu sisi ruas sudah selesai. Sementara ruas sisanya baru setengah mulai dari timur Desa Jelobo ke Desa Guntung baru dicor.

Marjono, warga sekitar mengatakan warga sudah lega jalan dicor. Sebab sebelum dicor jalan tersebut langganan rusak. Padahal jalur alternatif ke Sukoharjo terdekat.

” Jalur semakin ramai sebab bus dan angkutan barang dari Sukoharjo masuk,” katanya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Suryanto mengatakan dari total paket kegiatan yang ada di Bidang Bina Marga tahun ini untuk peningkatan jalan ada yang diaspal dan ada yang dicor.

Jumlah kegiatan peningkatan dengan pengecoran ada di jalur kawasan lereng Gunung Merapi sebagai kelanjutan tahun lalu. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here