Duh, Merapi Merbabu Diterjang Angin Kencang

gunung-merbabu
FOTO/travelingyuk.com

BOYOLALI – Bencana angin kencang melanda kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu di Kecamatan Selo. Akibatnya, sejumlah rumah warga di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo mengalami kerusakan. 

“Kami masih melakukan pendataan terkait kerusakan yang ada. Sementara kabar yang kami terima dari teman-teman Tim Siaga Desa (TSD) Tlogolele, ada 13 rumah warga Dukuh Stabelan yang atapnya rusak,” kata Ketua Forum Resiko Pengurangan Bencana (FPRB) Selo, Mujiyanto, Senin (21/10).

Dijelaskan, selain di Desa Tlogolele, kerusakan rumah akibat diterjang angin kencang juga terjadi di wilayah Desa Jrakah dan Lencoh. “Namun jumlahnya rumah yang rusak berapa dan di dukuh mana saja, masih didata.” 

Dikemukakan dia, angin kencang melanda wilayah di lereng Gunung Merapi dan Merbabu sejak Minggu (20/10) sore. Hingga saat ini angin kencang masih terjadi. Untuk itu, warga diminta tetap waspada untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan.

”Kalau khawatir rumah yang ditempati rusak atau ambruk, lebih baik sementara mengungsi ke rumah tetangga atau kerabat terdekat.”

Sementara itu Kepala Dusun (Kadus) Stabelan, Desa Tlogolele, Maryanto, mengatakan pihaknya saat ini masih mendata kerusakan rumah warga akibat angin kencang. Selain di Dukuh Stabelan, kerusakan rumah juga terjadi di Dukuh Takeran, Belang dan Karang. 

“Angin kencang hampir menyeluruh di wilayah Desa Tlogolele, tapi yang kencang itu di Stabelan, Takeran, Belang dan Karang.”
Diungkapkan, kerusakan rumah tersebut rata-rata pada atapnya yang beterbangan disapu angin. Atap genteng atau seng sebagian rusak sehingga harus diganti. Namun demikian, perbaikan masih menunggu angin mereda. (Budi Sarmun)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here