Bank Sampah Sekolah Adiwiyata SMPN 2 Klaten, Unggah Video Kreasi Sampah di Media Sosial

0
kreasi-sampah-smpn-2-klaten
KREASI SAMPAH : Siswa SMPN 2 Klaten memamerkan hasil kreasi mengolah sampah menjadi barang yang layak dipajang.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

SEJUMLAH barang cantik aneka bentuk digelar di meja beralas taplak hijau. Sejumlah anak berjaga di stan nomor 14  pada Pameran Bank Sampah yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten, baru-baru ini.

Itu adalah stan Bank Sampah SMPN 2 Klaten, yang merupakan salah satu stan Sekolah Adiwiyata yang ambil bagian dalam pameran tersebut. Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang ramah lingkungan, sehingga sampah pun dipilah dan dikelola oleh para siswa.

Tampak bunga-bunga lampu dari sendok bekas, tempat tisu dari koran bekas, tempat pensil, tas, aneka bunga cantik, busana dari koran dan barang bekas, kreasi botol bekas air minum kemasan dan kreasi dengan pipa pralon bekas.

Satu kreasi yang sempat mencuri perhatian adalah pipa pralon berdiameter 3 dim yang diukir motif tokoh hero spiderman sedang meloncat dengan posisi hendak mengeluarkan jaring laba-laba. Pipa warna putih yang polos menjadi terlihat unik, karena ukirannya terlihat sangat bagus.

Baca : Pameran Bank Sampah, Sampah pun Bisa Mendatangkan Rupiah

‘’Itu salah satu kreasi siswa kami, pipa pralon bekas dihiasi dengan ukiran spiderman sehingga menjadi barang yang menarik. Semua barang dibuat sesuai kreatifitas siswa,’’ kata Silvia Furitasari, guru Seni Budaya yang membimbing anak-anak berkreasi.

Bank Sampah SMPN 2 Klaten sudah didirikan dan dikelola oleh siswa dengan bimbingan para guru. Untung mendukung upaya menjadikan lingkungan sekolah yang sehat dan asri, sudah disediakan tempat sampah khusus, untuk sampah organik, anorganik dan plastik/kaca.

‘’Siswa diajak untuk memilah sampah dengan membuang sampah di tempat yang sesuai. Untuk kreasi sampah diajarkan di pelajaran prakarya. Siswa disuruh bikin kreasi dari sampah anorganik seperti sendok plastik, botol air minum kemasan, pipa dan lainnya,’’ kata Silvia.

Baca : Jembatan Samin Papahan Karanganyar Penuh Sampah, Ini Keluhan Netizen

Tak hanya itu, saat membuat kreasinya, siswa yang diminta untuk membuat video berisi tutorial cara membuat kerajinan dari sampah. Kemudian, videonya diunggah di media sosial seperti Instagram dan Youtube sebagai dokumentasi kegiatan.

Selain mengikuti pameran di luar sekolah, mereka juga menggelar pameran di lingkungan internal sekolah. Namun, khusus untuk kreasi yang berbentuk gambar seperti poster-poster dan komik yang mengisahkan kegiatan peduli lingkungan.(Merawati Sunantri)

Baca : Kembangkan Hidroponik di Bekas Lahan Pembuangan Sampah

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan