Los Tembakau Di Randusari Prambanan Ambruk, Satu Tewas

0
los-tembakau-prambanan-ambruk
LOS TEMBAKAU: Los tembakau di Desa Randusari, Kecamatan Prambanan ambruk menyebabkan satu warga tewas. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

* Bangunan Lapuk Kena Angin

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Satu unit bangunan los pengeringan tembakau di Dusun Plembon, Desa Randusari, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ambruk, Minggu (27/10). Seorang buruh, Satiyem (63) meninggal dunia dan dua rekannya terluka.

Kepala Desa Randusari, Kecamatan Prambanan, Harsi mengatakan los tembakau tersebut ambruk sekitar puku; 14.30 WIB. Sebelum ambruk di desanya dan sekitar desa tidak ada hujan maupun angin kencang.

” Tidak ada hujan dan tidak ada angin. Kebetulan ketiganya sedang bekerja di dalam los saat kejadian,” ungkapnya, Senin (28/10).

Menurut Kades korban tewas adalah warga Dusun Kregan, Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan. Dua warga yang luka adalah Tentrem (60) warga Dusun Mandungan, Desa Randusari dan Ngatini (55) warga Dusun Padan, Desa Joho, Kecamatan Prambanan.

Baca : Kecamatan Polanharjo Pernah Menjadi Sentra Tembakau Vorsten

Baca : Tak Hanya Bernilai Ekonomis, Pohon Kopi Bisa Jadi Tanaman Konservasi

Kejadian ambruknya los tembakau itu terjadi saat para pekerja di los milik sedang menata dan menjemur tembakau hasil panen. Delapan orang pekerja bekerja di luar menjemur tembakau dan ketiga korban menata tembakau di dalam los. Saat itulah mendadak los berukuran sekitar 25 x 15 meter ambruk total.

Ketiganya tidak sempat menyelamatkan diri sehingga tertimbun los yang bangunannya terbuat dari bambu. Melihat kejadian itu delapan pekerja lain yang di luar los meminta tolong warga sekitar.

Posisi Tertimbun

Proses evakuasi, menurut Kades, dilakukan warga, relawan, dan polisi sampai hampir petang. Saat dibongkar Satiyem ditemukan posisinya tertelungkup dengan badan tertimbun di bawah rak-rak tembakau.

Saat dievakuasi, korban masih hidup tetapi saat dibawa ke RSI Manisrenggo akhirnya meninggal dunia. Jenazah sudah diserahkan keluarga. Dua korban lainnya yang hanya luka ringan dirawat di RSI.

Baca : Angka Kebakaran Meningkat, Kerugian Kebakaran Bangunan Perusahaan Lebih Besar

Saat kejadian, kata Kades, tidak ada hujan atau angin sehingga kemungkinan los tembakau itu ambruk karena usianya sudah tua dan tidak kuat menahan beban. Atas kejadian itu warga sudah diminta waspada saat bekerja di los tembakau atau di bawah pohon rawan ambruk.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Pemkab Klaten, Sri Yuwana Haris mengatakan tim assasmen BPBD langsung dikirim ke lokasi untuk mengumpulkan data usai kejadian. Data sementara penyebab ambruknya los bukan karena hujan tetapi angin sebab los berada di tengah sawah.

BPBD meminta masyarakat lebih waspada dengan cuaca saat ini. Sebab mendekati pancaroba kemungkinan angin kuat akan muncul menjelang musim hujan. Warga yang bekerja di bangunan atau di bawah pohon rawan roboh diharapkan lebuh waspada. (Achmad H)

Baca : Dampak Kemarau Panjang Setiap Hari Ada Kebakaran

Editor : Sri Hartanto 

 

Tinggalkan Pesan