Hanya Butuh 30 Detik, Membuat Anda Menangis

tips-atasi-gas-air-mata
FOTO ILUSTRASI

 

Oleh : Isti Rachmah Agustina Ambarwati*

GAS air mata merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut gas kimia yang berfungsi melumpuhkan serta dapat menyebabkan iritasi pada mata dan sistem pernapasan. Terdapat tiga jenis gas air mata yang saat ini umum digunakan oleh individu maupun aparat keamanan yaitu CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CN (chloroacetophenone) dan semprotan merica.

Perlu diketahui dalam satu kaleng gas air mata terkandung zat-zat seperti arang, kalium nitrat, silicon, sukrosa, potasium klorat, magnesium karbonat dan o-cholobenzalmalononitrile.

Dampak dari terpapar gas air mata dapat mulai dirasakan dalam waktu 30 detik setelah kontak pertama. Gas air mata umumnya tidak mematikan, namun beberapa agennya dapat memicu peradangan pada kulit, selaput lendir mata, hidung, mulut serta paru-paru.

Adapun gejala yang ditimbulkan seperti sensasi panas terbakar di mata, produksi air mata berlebihan, penglihatan kabur, kesulitan bernapas, nyeri dada, air liur berlebihan, iritasi kulit, bersin, batuk, hidung berair, sensasi tenggorokan tercekik, disorientasi dan perubahan emosional drastis (kebingungan, kepanikan dan kemarahan intens) selain itu dapat juga mengalami kontaminasi berat yaitu muntah-muntah dan diare.

Paparan Gas Air Mata

Terdapat beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk melindungi diri dari paparan gas air mata.

Pertama gunakanlah kacamata pelindung, kacamata sangat diperlukan agar mata anda dapat terlindungi dari gas yang dapat mengiritasi mata anda.
Anda dapat menggunakan kacamata renang jika kacamata khusus pelindung bahan kimia tidak tersedia.

Kedua anda bisa mencegah risiko sesak napas akibat menghirup gas dengan merendam handuk kecil dalam jus lemon atau cuka lalu simpan dalam sebuah kantong plastik. Anda pun dapat bernapas melalui kain tersebut selama beberapa menit untuk memberikan tambahan waktu mencari tempat yang aman.

Ketiga Bawalah juga masker gas untuk melindungi diri dari menghirup gas air mata. Perlu anda waspadai granat gas air mata akan memuntahkan wadah logam yang akan melepaskan gas diudara, wadah tersebut panas oleh sebab itu jangan menyentuhnya dan jangan mengambil tabung gas air mata yang tergeletak dijalanan, karena dapat meledak suatu waktu sehingga dapat menyebabkan cedera.

Sirkulasi Udara Lancar

Selain itu jika anda terkena tembakan gas air mata anda dapat melakukan beberapa hal sebagai pertolongan pertama yaitu tetap tenang dan cari udara segar, hindari jalur yang sama dengan granat, keluar dari kerumunan dan cari tempat yang aman dengan sirkulasi udara lancar. Setelah anda lolos ke tempat aman segera cuci mata dan wajah dengan larutan saline steril atau air bersih sampai gejala iritasi mereda.

Jika pakaian yang anda kenakan terkena paparan gas, segera dilepaskan agar paparan gas tidak semakin mengiritasi kulit kemudian kulit yang terkena gas harus dicuci menggunakan air dan sabun. Jika kulit anda mengalami gejala luka bakar dapat diperban untuk sementara. Apabila menghirup gas membuat kesulitan bernapas dapat diatasi dengan oksigen tambahan selain itu juga dalam beberapa kasus dapat cepat di tanggulangi dengan menghirup inhaler asma (obat hirup).

Demikianlah beberapa dampak dan tips yang dapat anda lakukan apabila terkena gas air mata. Ada baiknya anda selalu waspada serta lindungilah diri anda dari bebagai potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat melukai diri anda. semoga infomasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

 Isti-Rachmah-Agustina

*Mahasiswa Prod Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here