Lurah Kabupaten Dilaporkan Ke Polres Klaten, Dugaan Pemalsuan Surat

laporkan-lurah-ke-polisi
TIM HUKUM: Tim hukum dari pihak Agus Darmanto datang ke Polres Klaten dan ditemui sejumlah wartawan, Rabu (30/10). (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Lurah Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Hartini dilaporkan ke Sat Reskrim Polres Klaten oleh Agus Darmanto warga Jl A Yani, Baledono, Kecamatan/ Kabupaten Purworejo. Terlapor diduga telah ikut memalsukan surat keterangan waris yang merugikan pihak lain.

Kuasa hukum pelapor, Prapto Wibowo mengungkapkan klienya membuat pelaporan itu sebab merasa dirugikan. Awalnya sekitar bulan Januari 2016, terlapor sebagai lurah secara bersama-sama dengan Jumiyem dan Agus Yuminyanto telah membuat surat keterangan waris (SKW) almarhum Y Udiyono.

” Yang isinya palsu dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ungkapnya melalui rilis, Rabu (30/10) saat usai melapor ke Mapolres Klaten.

Baca : Polres Klaten Sita Uang Rp 3, 3 Miliar dari Al Farizi

Baca : Black Team Polres Klaten Ungkap Kandang Sapi Dijadikan Gudang Miras

Menurut Prapto Wibowo, dalam surat itu tertulis almarhum Udiyono tidak memiliki keturunan dan sudah mengangkat anak bernama Agus Yuminyanto berdasarkan surat dari pengadilan tahun 1985. Hartini selaku lurah saat itu memerintahkan sekretaris kalurahan dan kasi pembangunan untuk membubuhkan tandatangan sebagai saksi.

Padahal para saksi itu tidak mengetahui yang sebenarnya sehingga Camat pun akhirnya membubuhkan tanda tangan di SKW. Akibat pembuatan SKW tersebut kemudian digunakan oleh Jumiyem dan Agus Yuminyanto untuk melakukan perlihan hak atas sebidang tanah beserta bangunan milik Y Udiono di Desa Kauman, Kecamatan Ngawen serta melakukan peralihan hak turun waris atas sebagian tanah yang sekarang menjadi hotel.

Ahli Waris

Hal itu, lanjut Prapto, terjadi sebab dalam SKW tertulis Agus Yuminyanto adalah satu-satunya anak almarhum yang menjadi ahli waris Udiyono. Peralihan hak atas harta warisan Udiyono itu merugikan pelapor dan saudara kandung ahli waris lain.

Baca : Waduh, Dua Hari 500 Pelanggar Ditilang , Operasi Zebra Candi 2019 Polres Klaten

Baca : Bisnis Pengeringan Jamu PT KAS Abal-Abal Akhirnya Ditangani Polres Klaten

Mestinya karena almarhum tidak memiliki keturunan dan tidak mengadposi anak, hak waris jatuh pada saudara kandung yang jumlahnya ada 14 orang, termasuk kliennya. Berdasar uraian itu, klienya melapor agar Polres Klaten melakukan klarifikasi dan penyelidikan.

Sebagaimana diatur dalam pasal 263 ayat 1 dan 2 dan pasal 266 KUHP. Agus Darmanto mengatakan dirinya merasa dirugikan secara meteriil sebab Lurah tidak tahu yang sebenarnya tetapi nekat membenarkan dan ikut memproses surat.

Sebenarnya yang bersangkutan sudah diingatkan dan diberi penjelasan. Namun tidak diindahkan sehingga terbit SKW tersebut. Apabila kasus itu tidak selesai, kemungkinan dirinya akan melapor ke yang lebih atas demi mendapatkan keadilan hukum. Lurah Kabupaten, Hartini membantah dirinya ikut memalsukan surat.

Baca : Pilkades Klaten Warga Laporkan Politik Uang, 77 Desa Kondusif

Baca : Mabes Polri Turun Tangan Gerebek Judi Di Kabupaten Klaten

” SKW itu yang meminta istri almarhum yang datang ke kalurahan. Jadi SKW itu saat istri almarhum Udiyono masih hidup,” terangnya. Kasus itu bukan barang baru sebab sudah sejak lama dilaporkan. Bahkan pernah diproses di Polres dan tidak terbukti sehingga sudah tidak ada masalah. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun 

 

 

 

Tinggalkan Pesan