Butuh Lahan Dan Gedung Memadai, MPP Solo Ideal Memakai Graha Wisata

0
https://www.lapakjasa.com
FOTO ILUSTRASI/https://www.lapakjasa.com

SOLO,suaramerdekasolo.com – Rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Solo disambut baik kalangan legislatif. Mengingat Solo sebagai Kota besar sudah semestinya memiliki satu gedung yang bisa melayani berbagai macam pelayanan dan perizinan. Namun, rencana penggunaan bekas kantor Bank Danamon di kawasan Benteng Vastenburg sebagai sebagai gedung MPP dianggap belum memadai dan kurang represntatif.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi I DPRD Kota SUrakarta ke Sidoarjo dan Surabaya belum lama ini. Dua kota ini memiliki MPP yang bagus dan mendekati sempurna.

“Di Sidoarjo itu (gedung MPP red) luas sekali, sekitar 40 hektar. Jadi di sana memang benar-benar representatif. Seluruh standar gedung MPP sudah dipenuhi,” terang ketua Komisi I DPRD Kota Surakarta Suharsono.

Sehingga bila gedung MPP benar-benar akan dipaksakan memakai bekas kantor Bank Danamon hal itu perlu dikaji lebih mendalam lagi.
Selain delapan standar gedung MPP yang sudah diatur Peraturan Menteri PANRB Nomor Nomor 23 Tahun 2017 tentang, Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. MPP juga membutuhkan fasilitas parkir yang luas, ruang laktasi, ruan bermain anak dan tentunya pelayanan instansi veritkal dan horizontal.

Baca : Pertengahan 2020, MPP Sragen Sudah Beroperasi

Baca : Dianggarkan Rp 18 M, MPP Siapkan 100 Outlet

“Dalam MPP, seperti ada ruang menyusui, ruang tunggu, kantin, tempat bermain anak, lahan parkir dan sebagainya. Kami memandang bekas Bank Danamon kurang representatif, malah lebih bagus Graha Wisata Sriwedari,” kata wakil rakyat dari PDIP ini.

mpp-solo2
FOTO DIRI : ketua Komisi I DPRD Kota Surakarta Suharsono. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

Renovasi

Dikatakan, bila memang bekas bangunan Bank Danamon akan dijadikan MPP maka memerlukan sejumlah renovasi. Renovasi tersebut diperkirakan bakal mengubah banyak bagian bangunan, termasuk menambah lift untuk pengunjung. Pemkot juga perlu meninjau kesiapan fasilitas pendukung untuk masyarakat berkebutuhan khusus.

Baca : Serangan Virus Tertanggulangi, Layanan Kependudukan Bertahap Pulih

Baca : Miliki 3 Kursi, 3 Partai Siap Berkoalisi di Parlemen

“Kalau lahan parkir kan masih bisa di kawasan Benteng atau Galabo,” imbuhnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Toto Amanto menyampaikan, bekas gedung Bank Danamon terdiri dari empat lantai. Rencananya lantai 1 dan 2 diproyeksikan untuk counter pelayanan, sedangkan lantai 3 dan 4 untuk perkantoran. (Budi Santoso)

Berbagai pelayanan di MPP.
– Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)
– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
– Badan Pajak dan Retribusi Daerah
– Organisasi Perangkat Daerah
– Jasa Raharja
– BPJS Ketenagakerjaan
– BPJS Kesehatan
– PT PLN
– POS Indonesia
– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
– Bank Daerah
– Perbankan Swasta
– Food Station
– Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai)
– Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Imigrasi dan Ditjen Administrasi Hukum Umum)
– Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
– Badan Koordinasi Penanaman Modal RI
– Kepolisian Negara RI

Baca : Baznas Karanganyar Masuk Nominasi Pemenang Baznas Award

Editor : Sri Hartanto

 

Tinggalkan Pesan