Cari Kayu, Nenek 95 Tahun Tercebur Sumur

0
nenek-tewas-kecebur-sumur
TIM GABUNGAN: Tim SAR gabungan mengevakuasi Nenek Marto, korban tercebur sumur, Sabtu (2/11). (suaraerdekasolo.com/Achmad H)

 

KLATEN,suaramerdekasolo.com- Diduga terpeleset saat mencari kayu, Marto Marsonto (95) warga Dusun Gaten, Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten ditemukan meninggal dunia di dasar sumur. Korban ditemukan meninggal di sumur milik tetangga dusun.

Kasus penemuan jenazah itu menurut informasi berawal saat keluarga curiga sebab korban tidak kunjung pulang sampai Sabtu (2/11) petang setelah paginya jalan-jalan.

Usai magrib, korban tidak kunjung pulang sehingga anak korban, Sehono bersama warga mencari ke beberapa lokasi. Sawah, kebun dan kampung dicari tetapi tidak ditemukan keberadaan nenek Marto.’

“Saksi seorang anak bernama Rafi memberitahu warga jika pukul 13.00 korban terlihat di sekitar sumur tetangga dusun,” ungkap Kapolsek Klaten Utara AKP I Wayan Narta mewakili Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Minggu (3/11) pagi. Mendapati keterangan itu, warga mengecek ke dalam sumur milik Sarjono (61).

Warga kaget sebab didapati korban berada di sumur dengan posisi duduk. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek yang kemudian berkoordinasi dengan markas pemadam kebakaran, BPBD dan SAR.

Diserahkan Keluarga

Tim gabungan, kata Kapolsek, mengevakuasi sampai pukul 23.00. Dari pemeriksaan dokter jaga Puskesmas , dokter Heri Subagyo tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuhnya. Jenazah diserahkan keluarga untuk dimakamkan.

Menurut Kapolsek, dari keterangan warga sekitar selama ini korban sering mencari kayu bakar dan buah sukun di sekitar lokasi. Diduga sebelum jatuh, korban menginjak kayu penutup sumur yang sudah rapuh sehingga terperosok. Tetangga rumah korban, Retno mengatakan selama ini korban sering jalan-jalan sendiri jika pagi, siang atau sore hari, Kadang ke sawah atau kebun di sekitar lokasi.

Namun warga tidak menyangka jika akan masuk ke dalam sumur tetangga dusun. Meskipun beda dusun, jarak rumah korban dan lokasi tidak jauh. Sekretaris SAR Kabupaten Klaten, Deni Nur Indragani mengatakan korban bisa dievakuasi pukul 23.19 WIB dengan mengerahkan peralatan dan tabung oksigen.

Sumur berkedalaman sekitar 15 meter dengan diameter 1 meter. Diameter sumur cukup sempit sehingga evakuasi memakan waktu cukup lama. Untungnya air di dalamnya tidak ada sehingga mudah dievakuasi. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan