PT RUM Berhenti Sementara, Pemberitahuan Diterima Bupati Wonogiri

pt-rum1
FOTO ILUSTRASI/news.detik.com
WONOGIRI,suaramerdekasolo.comBupati Wonogiri, Joko ‘Jekek’ Sutopo telah menerima pemberitahuan, bahwa PT Rayon Utama Makmur (RUM) berhenti beroperasi sementara. Pabrik pembuat serat rayon yang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo tersebut berhenti sementara untuk memperbaiki fasilitas pengolahan limbahnya.
 
“Saya baru saja dapat laporan dari Pak Wahyu (kepala Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri). PT RUM tutup sejak tiga hari lalu, sampai perbaikannya selesai,” katanya, Jumat (7/11).
 
Dia mengungkapkan, perusahaan tersebut memang berada di wilayah kabupaten tetangga. Namun polusi udaranya mencapai wilayah Kabupaten Wonogiri yang jaraknya mencapai 7-10 kilometer. Oleh karenanya, dia meminta keseriusan PT RUM untuk mengatasi persoalan tersebut.
 
 
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Wonogiri telah memfasilitasi pertemuan antara PT RUM dengan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Selogiri di Pemkab Wonogiri, 23 Oktober lalu. Hal itu dilakukan karena bau menyengat dari pabrik tersebut sudah sangat mengganggu sebagian masyarakat Wonogiri sejak lebih dari setahun lalu.
 
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PT RUM yang dipimpin oleh General Manager Haryo Ngadiyono menerangkan, bau menyengat itu menyebar karena ada lapisan plastik penutupnya yang sobek, sehingga terjadi kebocoran gas H2S.
 
Selain itu terjadi <I>force majeure<P> atau situasi kahar akibat mesin pengisapnya mengalami kerusakan. Perusahaan tersebut mengaku sudah menggunakan <I>wet scrubber<P> atau alat untuk pengendali pencemar udara. (yogi)
 
 
Editor : Budi Sarmun 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here