Penerimaan ASN Semua Diurus Pusat, Jangan Percaya Calo

images-lowongan-cpns-karanganyar
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Ada 244 formasi di Pemkab Karanganyar yang ditawarkan dalam rekrutmen ASN (Aparatur Sipil Nasional) atau penerimaan CPNS yang dimulai 11 Nopember besok. Masyarakat diminta hati-hati memilih formasi yang benar-benar tepat untuk dirinya, sesuai kompetensinya.

‘’Dan yang lebih penting disikapi dari sekarang, hati-hati dan jangan percaya omongan calo atau siapapun yang membawa-bawa nama pejabat, yang berjanji bisa memasukkan CASN. Apalagi jika mengharuskan membayar sejumlah uang,’’ kata Sekda Sutarno, Jumat.

Biasanya kasus seperti itu lumayan marak saat menjelang CASN, Ada saja yang berulah mendekati masyarakat dengan segala cara, dan celakanya ada saja yang percaya pada janji manis itu. Karena itu sejak awal sudah diwarning, semuanya diurusi pemerintah pusat, Pemkab tidak diberi wewenang apapun untuk menentukan.

Terlebih lagi sistem rekrutmen menggunakan CAT (Computer Assesment Test) sehingga semuanya transparant saat itu juga nilai bisa diketahui. Karena itu jika terjadi kecurangan akan bisa dideteksi pihak lain dari hasil tes CAT itu.

Ditentukan Pusat

Sutarno mengatakan, formasi itu memang ditentukan pusat setelah daerah mengusulkan. Dan Pemprov Jateng selaku wakil pemerintah pusat baru akan memberitahukan dalam rakor besok, apakah diserahkan ke daerah semua atau eperti tahun lalu beberapa daerah jadi satu.

Dikatakannya, sebetulnya saat ini jumlah ASN di Kabupaten Karanganyar sangat berkurang banyak. Karena itu banyak yang terpaksa merangkap jabatan. Idealnya jumlah ASN di Karanganyar seharusnya lebih dari 13,000. Namun saat ini hanya 9.00-an.

‘’Jumlah memang berkurang terus, namun meski jumlah kurang, pelayanan pada publik harus terus berjalan. Tidak boleh terabaikan. Apalagi sekarang sudah zaman teknologi komunikasi dan informatika, sehingga penguasaan di bidang itu menjadi sebuah keharusan.’’

Itu sebabnya meski jumlah ASN tidak sesuai dan bahkan di bawah ideal, namun pelayanan masyarakat harus tetap terjaga. Jangan sampai pelayanan terabaikkan karena banyak terjadi rangkap tugas tersebut.

Menyinggung soal pelayanan masyarakat dikaitkan dengan Hari Jadi Karanganyar ke – 102 tahun, Sutarno mengatakan, saat ini RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Pendek dan Menengah Daerah) sudah selesai dibahas, sehingga semua harus mendukung.

Tak terkecuali ASN harus inovatif dan kreatif serta menguasai teknologi yang berkaitan dengan pelayanan, untuk memajukan Karanganyar, mensejahterakan rakyat di masa depan. Terutama juga pemberantasan kemiskinan yang menjadiprogram utama.(joko DH)

Editor : Budi Sarnun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here