Desa KRB Digembleng Pengurangan Risiko, BPBD Klaten Tambah Peralatan

lereng-merapi
KAWASAN PUNCAK: Kawasan puncak Gunung Merapi dilihat dari Desa Balerante, Kecamatan Kemalang,Klaten. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Desa-desa di kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Merapi dalam waktu dekat akan digembleng materi pengurangan risiko bencana. Pemberian materi itu akan diberikan kepada warga di tiga desa Kecamatan Kemalang.

“Kegiatan pengurangan risiko bencana akan dimulai pekan ini. Pelaksananya bertahap,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Klaten, Sip Anwar, Senin (11/11).

Dikatakannya, kegiatan pemberian materi pengurangan risiko bencana itu dilakukan kepada warga di KRB untuk menguatkan sistem pengurangan risiko bencana masyarakat. Mengingat di kawasan itu erupsi Gunung Merapi merupakan potensi risiko yang nyata harus dihadapi.

Dengan diberikan bekal wawasan masyarakat di kawasan itu diharapkan senantiasa akan siap menghadapi segala kemungkinan. Pelatihan nantinya akan diikuti warga di Desa Balerante, Sidorejo dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Setiap desa akan diambil 50 peserta.

Diutamakan dari kepala keluarga dan tokoh masyarakat sehingga mereka akan menjadi penerus sosialisasi materi ke warga lain. Misalnya kepala keluarga (KK) akan meneruskan pemahaman mereka kepada keluarga dan tetangga bagaimana mengurangi risiko saat terjadi bencana.

Pelatihan akan dilaksanakan di desa setempat agar lebih efektif dibandingkan warga harus datang ke Pemkab. Dengan pelatihan di desa setempat, warga tidak akan terganggu aktivitasnya dan pelatihan berjalan efektif.

Pemberi materi pelatihan, lanjut Sip Anwar,  selain berasal dari BPBD akan didukung dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dan lembaga lain.

Selain pelatihan, BPBD tahun ini akan diperkuat dari sisi logistik. Sebanyak 55 unit gergaji mesin (chainsaw), sepatu boot dan jasa hujan sedang menunggu lelang. Pengadaan logistik itu akan memperkuat penanganan kebencanaan. ” Saat ini masih dalam proses lelang sehingga segera selesai,” imbuhnya. (Achmad H)

Editor : Budi Samun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here