Pemkab Wonogiri Cetuskan CSR Pendidikan untuk Mahasiswa Ber-IPK Rendah di PT Favorit

csr-pendidikan
FOTO ILUSTRASI

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Wonogiri mengalokasikan dana sebesar Rp 5,8 miliar untuk pemberian bantuan bagi mahasiswa berprestasi. Selain itu, Pemkab akan menggerakkan corporate social responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan untuk mendukung bantuan bagi mahasiswa berprestasi tersebut.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi dalam program beasiswa untuk mahasiswa itu adalah banyak mahasiswa yang mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rendah. Padahal, mereka berkuliah di perguruan-perguruan tinggi favorit, seperti UGM Yogyakarta, ITB Bandung, atau UI Jakarta.

Dia menerangkan, mahasiswa-mahasiswa di perguruan tinggi favorit itu terkadang kesulitan memperoleh nilai tinggi. Pasalnya, standar nilai yang diterapkan perguruan tinggi favorit juga tinggi.

Alhasil, banyak di antara mereka yang tidak bisa memenuhi IPK minimal 3,00 untuk memperoleh bantuan mahasiswa berprestasi dari Pemkab Wonogiri. “Itu menjadi terlihat tidak adil,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengarahkan CSR untuk bidang pendidikan, khususnya membantu program bantuan mahasiswa berprestasi. “Mahasiswa-mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi favorit tetapi nilai IPK-nya sedikit, nanti akan diakomodir melalui CSR pendidikan,” terangnya.

Perlu diketahui, Pemkab Wonogiri telah melaksanakan program bantuan untuk mahasiswa berprestasi dalam beberapa tahun ini. Anggaran yang disiapkan meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2018 lalu, Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk program tersebut. tahun ini, mereka menganggarkan hingga Rp 5,8 miliar untuk memberikan bantuan bagi mahasiswa berprestasi. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here