Ratusan Buruh Sukoharjo Gelar Aksi Tolak Kenaikan BPJS

aksi-tolak-bpjs
TOLAK BPJS : Ratusan buruh yang tergabung dalam Forum Peduli Buruh Sukoharjo menggelar aksi menolak kenaikan iuran BPJS di depan DPRD Kabupaten Sukoharjo, Rabu (13/11). (Suaramerdekasolo.com/Heru Susilo)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Ratusan buruh yang tergabung dalam Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sukoharjo, Rabu(13/11).
Aksi tersebut terkait dengan penolakan kenaikan iuran premi BPJS yang dianggap makin menyengsarakan buruh. Sebab dengan kondisi yang sekarang ini, kenaikan yang mencapai 100 persen itu sangat berat.
Di satu sisi mereka juga mengkritik kinerja direksi BPJS yang dinilai tidak efisien sehingga menimbulkan defisit anggaran. “Kurangi rapat-rapat dihotel dan buang-buang uang lainnya yang mengakibatkan defisit. Kenaikan premi BPJS ini jelas menyengsarakan buruh dan rakyat,” ujar peserta aksi.
Sebelum beraksi di depan DPRD, ratusan buruh tersebut menggelar longmarch dari depan Pasar Ir Soekarno. Sepanjang jalan mereka membentangkan poster berisi penolakan. Selain itu mereka juga menggelar aksi drama yan menggambarkan kesengsaraan buruh akibat kenaikan BPJS.
Hal itu ditunjukkan oleh dua buruh yang satu dirantai dengan kaki dibebani bola besi. Mereka tertatih-tatih berjalan. Sedang satu buruh lainnya berdandan layaknya pasien yang sedang sakit dan menunggu mati karena tidak mampu membayar biaya.
Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlangsung di depan pintu gerbang halaman DPRD Sukoharjo. Aparat kepolisian menjaga kegiatan tersebut. Terlebih pada saat bersamaan, DPRD sedang menggelar Rapat Paripurna. (Heru Susilo)

EDITOR : Sri Hartanto 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here