Petani Didorong Kembangkan Produk dari Hasil Usaha Tani

pertanian-karanganyar
ASAH TERAMPIL : Tim dari enam kecamatan berlomba menjadi yang terbaik dalam Final Lomba Asah Terampil Petani Berprestasi di Terminal Mbangun Makutharama Karangpandan, Kamis (14/11). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com Kelompok tani di Karanganyar didorong untuk mengembangkan produk berbahan baku hasil usaha taninya, agar mendapat nilai lebih dari produk pertanian yang dihasilkan. Sebab, jika petani hanya menjual hasil usaha tani sebagai bahan baku, pendapatan mereka tidak akan beranjak menjadi lebih baik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Supramnaryo, ditemui di sela acara Final Lomba Asah Terampil Petani Berprestasi di Terminal Mbangun Makutharama Karangpandan, Kamis (14/11).

Enam tim beranggotakan masing-masing tiga orang perwakilan gabungan kelompok tani (gapoktan) dari Kecamatan Ngargoyoso, Jatiyoso, Colomadu, Jenawi, Matesih dan Karanganyar, adu cepat menjawab pertanyaan dari dewan juri dalam final lomba tahunan tersebut.
Supramnaryo mengatakan, idealnya petani menguasai teknis produksi pertanian, hingga pemasaran hasil.

Baca : 18 Kelompok Tani di Karanganyar Dapat Hibah Bantuan Rp 965 Juta

Baca : Waduk Lalung Karanganyar Mengering, Debit Air Tinggal 700.000 Meter Kubik

“Dan ada baiknya, hasil pertanian diolah dulu, menjadi sebuah produk, baru dipasarkan. Itu akan menambah pendapatan mereka, daripada hanya menjual bahan baku,” katanya.

Berangkat dari hal itulah, Dispertan menggelar Lomba Asah Terampil Petani Berprestasi, karena dari event tersebut petani diajak untuk terus belajar terkait teknologi pertanian, yang tujuan akhirnya meningkatkan kinerja dan memperoleh pendapatan dari hasil usaha tani yang lebih baik.

“Lomba ini kan untuk memotivasi petani, agar bergairah, punya semangat untuk terus belajar dari sisi produksi hingga pemasaran. Kami mendorong, agar tiap  kelompok tani, punya produk unggulan yang memiliki daya saing untuk dipasarkan,” tuturnya.  

Dalam final lomba kemarin, keluar sebagai juara pertama adalah tim dari Kecamatan Colomadu, disusul tim dari Jenawi dan Ngargoyoso sebagai juara kedua dan ketiga.
Sedangkan juara harapan pertama, kedua dan ketiga adalah tim dari Matesih, Jatiyoso dan Karanganyar.

Baca : Guna Hadapi Musim Kemarau, Dana Desa Bisa Untuk Bangun Pamsimas

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara meminta, agar lomba serupa juga digelar hingga di tingkat dusun.

“Libatkan dasawisma, PKK dan potensi masyarakat yang ada. Ibu-ibu biar ada kesibukan, ora mung ngrasani tanggane wae. Biar produktif, memahami sesuatu dengan baik. Semoga lomba seperti ini bisa andil dalam mencerdaskan petani di Karanganyar,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Baca : Ribuan Hektar Lahan Pertanian Terancam Puso

Editor : Budi Sarmun  

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here