Warga Sampaikan Penyimpangan Dana Desa, Dua Lokasi Di Desa Mlese, Kecamatan Cawas

penyimpangan-dana-desa-mlese
WARGA DESA: Warga Desa Mlese, Kecamatan Cawas mendatangi Kejaksaan Negeri Klaten, Kamis (14/11) mengadukan dugaan korupsi dana desa. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Warga Desa Mlese, Kecamatan Cawas, Klaten mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Klaten di Jl Pemuda Selatan. Warga datang menyampaikan dugaan penyimpangan dana desa (DD) 2019 yang dilakukan kepala desa.

” Kami datang bukan untuk pengaduan. Kami baru berkoordinasi dengan kejaksaan sebab kalau mengadukan harus ada data dan bukti yang komplit,” jelas salah seorang warga, Joko Triyono, Kamis (14/11) siang usai pertemuan tertutup di kantor kejaksaan. 

Warga yang berjumlah sekitar 10 orang datang pukul 10.00 ke kejaksaan dengan dikawal polisi. Warga membawa karangan bunga ditujukan kepada Kejari yang berisi dukungan mengusut dugaan penyimpangan. Menurut Joko, warga menjelaskan ke kejaksaan soal dugaan penyimpangan dana desa (DD) tahap kedua tahun 2019. Dana desa itu jumlah totalnya Rp  362 juta dan dugaan yang diselewengkan sekitar Rp 170 juta. 

Baca : Dugaan Penyimpangan Kasus Ponggok Dibawa ke Kemendes

Saat ditanya warga, Kades sudah mengakui uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Sebelum ada temuan itu, di desanya ada Pilkades. Soal kemungkinan dana desa itu untuk Pilkades warga tidak tahu. Dana desa sebanyak Rp 362 juta itu seharusnya untuk membangun jalan dengan pengaspalan di lima titik. Namun sebagian belum dilaksanakan dan baru diturunkan bahan split di beberapa titik. 

Atas desakan warga itu, Kades yang bersangkutan sudah bersedia membuat pernyataan akan menyelesaikan pekerjaan jalan tersebut. 

Warga tidak mempersoalkan dana desa akan dikembalikan atau tidak tetapi kejadian itu harus dipertanggungjawabkan. 

Kades Mlese, Kecamatan Cawas, Sanyoto saat dikonfirmasi melalui panggilan WA beberapa kali tidak diangkat. Meskipun nadanya aktif tetapi tidak ditanggapi. 

Baca : UU 13/ 2011 Penanganan Fakir Miskin Mendesak Disosialisasikan

Camat Cawas, Sofan membenarkan ada masalah dalam penggunaan dana desa di desa Mlese. Pemerintah kecamatan telah melakukan pembinaan ke Kades bersangkutan. Hasilnya bersedia menyelesaikan pekerjaan yang belum dilaksanakan sampai batas waktu tanggal 27 November. 

” Ada tiga titik pekerjaan jalan dana desa yang belum diselesaikan. Mau diselesaikan pakai apa yang jelas harus selesai,” katanya. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klaten Romula Hasonangan menjelaskan kedatangan warga bukan untuk pengaduan tetapi memberikan informasi dan koordinasi.  (Achmad H)

Baca : Dua Mantan Kades Tersangka Korupsi, Dugaan Dana APBDes

Editor : Budi Sarmun 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here