Kemarau Panjang, Pemkab Wonogiri Bagikan 100 Ton Beras Cadangan ke 47 Desa

beras-cadangan
MENYERAHKAN BERAS : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo menyerahkan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada warga di kantor Kecamatan Kismantoro, pekan lalu. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Wonogiri membagikan sebanyak 100 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ke 47 desa di sembilan kecamatan, Kabupaten Wonogiri. Beras itu dibagikan karena musim kemarau baru saja berakhir sehingga cadangan pangan di masyarakat semakin menipis.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Wonogiri Kurnia Listyarini mengatakan, cadangan beras itu disalurkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Wonogiri nomor 321/2019 tentang penetapan perpanjangan status masa darurat bencana kekeringan di Wonogiri. “Sebanyak 100 ton cadangan beras pemerintah disalurkan ke 47 desa di sembilan kecamatan,” katanya, Jumat (15/11).

Sembilan kecamatan itu adalah Paranggupito, Pracimantoro, Eromoko, Manyaran, Giriwoyo, Giritontro, Nguntoronadi, Kismantoro, dan Selogiri. Bantuan diberikan kepada 17.855 jiwa yang berada di daerah terdampak kekeringan. Setiap penerima memperoleh 5,6 kilogram beras.
 
 
Baca : Hadapi Kemarau Panjang, Pemadam Soloraya-DIY Gelar Latihan Gabungan


Asumsinya, kebutuhan beras sebanyak 400 gram per hari, sedangkan bantuan itu diberikan untuk 14 hari, sehingga setiap orang menerima 5,6 kilogram.

Musim kemarau di daerah-daerah tersebut baru saja berakhir. Alhasil, musim panen masih lama sehingga cadangan pangan masyarakat semakin menipis.

Dia mengungkapkan, penyerahan CBP secara simbolis telah dimulai oleh Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo di Kecamatan Kismantoro, 8 November lalu. Upacara penyerahan CBP dilakukan bersamaan dengan acara sosialisasi pemanfaatan kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan peluncuran <I>Sheltered Workshop<P> Peduli Karya Barokah.

Acara tersebut juga dihadiri kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini Temanggung, Muhardjani. Pada hari yang sama, Bupati meresmikan <P>Sheltered Workshop<P> Peduli Karya Barokah di Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro. (Khalid Yogi)
 
Editor : Budi Sarmun 
 
Area lampiran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here