BP Jamsostek Gandeng Satwasker Naikan Kepatuhan

bpjs-klaten
PETUGAS PENGAWAS: Petugas Pengawas dan Pemeriksa BP Jamsostek Klaten, memanggil perusahaan bersama satuan pengawas ketenagakerjaan. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

* 35 Perusahaan Dilimpahkan

PADA tanggal 6-7 November 2019 Petugas Pengawas dan Pemeriksa (Wasrik) BP Jamsostek Kabupaten Klaten bersama Satuan Pengawas Ketenagakerjaan (Satwasker) memanggil sejumlah perusahaan. Pemanggilan sejumlah perusahaan itu untuk meningkatkan kepatuhan kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

 Hasilnya ?   Dari hasil pemeriksaan oleh tim Wasrik, di tahun 2019 masih terdapat perusahaan yang tidak patuh ketentuan. Baik dari perusahaan wajib belum bayar (PWBB), perusahaan daftar sebagian (PDS) upah, tenaga kerja, program, dan perusahaan masih menunggak iuran. Pada tiga bulan terakhir tahun ini, di BP Jamsostek wilayah cabang Klaten terdapat 35 perusahaan yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Klaten. 

Selain itu ada 27 perusahaan yang akan diperiksa bersama Satwasker wilayah Surakarta. Dalam acara pemanggilan perusahaan tanggal 6-7 November itu hadiri Ardhiansyah, selaku petugas pengawas dan pemeriksa BP Jamsostek Cabang Klaten, Darsi dari Satuan Pengawas Ketenagakerjaan wilayah Surakarta dan beberapa perwakilan dari perusahaan yang dipanggil. 

Sangat Perlu

Boby Foriawan selaku Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Klaten mengatakan pemanggilan beberapa perusahaan bersama Satwasker itu sangatlah perlu untuk menindak perusahaan yang hanya mendaftarkan upah, tenagakerjanya dan programnya sebagian. 

” Harapan kami ke depannya tidak ada perusahaan lagi yang mendaftarkan upah, tenaga kerja dan program sebagian sehingga semua pekerja benar – benar sudah dilindungi sesuai peraturan dan perundang undangan yang berlaku,” katanya. 

Boby menambahkan perusahaan jangan sampai ada pekerja belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Terlebih iurannya masih menunggak karena ada konsekuensi hukumnya. Melindungi pekerja dengan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan amanat undang-undang. 

Dalam pertemuan itu semua perusahaan yang dipanggil berkomitmen untuk patuh terhadap ketenagakerjaan berdasarkan peraturan dan undang – undang. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here