Penjelasan Basarnas Menyikapi berita Media Massa Tentang 56 Pendaki Terjebak Di Gunung Lawu Karanganyar,

gunung-lawu
FOTO/beritasatu.com


SEMARANG,suaramerdekasolo.com – Menyikapi berita yang beredar di media massa tentang 56 pendaki Gunung Lawu Karanganyar, Jateng terjebak kebakaran hutan.

Basarnas Kantor Pencarian dan pertolongan Semarang pos SAR Surakarta telah melakukan penggalian data dan informasi dan menemukan fakta sebagai berikut:

Informasi dari relawan Paguyuban Giri Lawu (PGL) di basecamp pendakian Cemorosewu, relawan Anak Gunung Lawu (AGL) di base camp Cemorokandang dan relawan Reco di basecamp Cetho mengatakan memang ada pendaki yang naik dari masing-masing jalur pendakian tersebut.

Dari Jalur Cemorosewu, relawan PGL, Miko memastikan jumlah pendaki yang belum turun sampai dengan Sabtu malam, tinggal satu rombongan terdiri dari lima orang pendaki.

Koordinator Pos Surakarta, Arief Sugiyarto ,SH dalam siaran persnya yang diterima suaramerdekasolo.com, Sabtu (16/11) menjelaskan, Jalur Cetho masih ada 30 orang pendaki, sedangkan dari jalur Cemorokandang ada tujuh pendaki belum turun. 

“Namun dari pemantauan yang dilakukan masing-masing potensi/relawan, seluruh pendaki dalam kondisi aman jauh dari titik terjadinya kebakaran di daerah Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa timur. Jarak terdekat jalur pendakian ke titik kebakaran hutan kurang lebih 12 km, ” jelasnya.

Penjelasan dari Suparman yang termuat di media mengenai sejumlah pendaki terjebak kebakaran, yang dimaksud adalah hingga Sabtu siang ada 53 pendaki yang belum turun.

Basarnas bersama segenap potensi SAR selalu siap 24 jam untuk melakukan tindakan pencarian dan pertolongan, apabila ada pendaki yang terancam keselamatannya.

“Masyarakat bisa melapor via telepon nomor 115,(024 )7629192 atau 0271 7686145/02717686146 apabila memerlukan pelayanan Basarnas,” imbuh Arief. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here