Memekakan Telinga, 100-an Motor Bronk Disita Polisi

motor-bronk-disita1
MOTOR BRONK – Sebanyak 100-an motor bronk hasil sitaan dari berbagai daerah di Karanganyar. (suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com  – Sebanyak 100-an motor dengan knalpot meraung-raung yang dikenal motor bronk yang selama ini dinilai mengganggu masyarakat, disita polisi dari berbagai razia dan patroli. Motor itu boleh diambil yang punya asalkanspesifikasi peralatan teknisnya dipasang lagi dan knalpot bronk-nya dimusnahkan.

‘’Aneh-aneh kalau melihat motor yang kebanyakan bodong tanpa surat-surat itu. Ada yang nomornya diganti nomor yang bisa dibaca menjadi AKU JOMBLO, ada yang plat nomornya iklan TERIMA KOS PUTRI, ada yang plat nomrnya palsu, dan lainnya,’’ kata Kasatlantas AKP Faris Budiman, Rabu.

Dia mengatakan, motor itu disita karena memang bodong, dan menyalahi aturan, dan ada yang sengaja dilengkapi suratnya, namun spesifikasi teknisnya sudah berubah dari bentuk aslinya.

Baca : Polres Nyatakan Perang Terhadap Pekat, Garuk 9 Pelaku

Faris mengatakan, kebanyakan motor yang disita tidak diambil oleh yang punya karena mungkin alat spesifikasi teknisnya sudah tidak ada. Yang diambil biasanya karena alat aslinya masih ada dan memang motor baru.

‘’Kami sampai sengaja mengolor-olor persidangannya, selain memberi kesempatan melengkapi spesifikasi yang standar, juga sengaja jika motor dibiarkan tidak diambil maka motor itu bodong dan menjadi besi tua karena menumpuk di gudang Satlantas,’’ kata Faris.

Jika biasanya proses sampai ke persidangan tilang hanya sekitar 2 minggu saja, ibi bisa sampai tiga bulan. Kalau yang punya sudah minta ampun-ampun, dan bersedia memasang sesuai spesifikasi teknis di awal, memang akhirnya dilepaskan.

motor-bronk-disita2

Baca : Laka Maut 2 Hari Berurutan Di Karanganyar, 3 Orang Tewas

Pihaknya memang mengerahkan semua stafnya untuk memberantas motor bronk itu. Kebanyakan memang disita saat patroli. Sebab biasanya jika razia pasti sudah ketahuan sehingga motor bronk itu disimpan. Namun saat patroli kemudian berpapasan dengan motor bronk itu dikejar dan disita.

‘’Pokoknya jika spesifikasi teknisnya dikembalikan ke awalnya, kita lepaskan. Hanya persidangan tilang biasa saja. Knalpot bronk-nya kita sita untuk dmusnahkan. Jumlahnya dengan hasil operasi lalu sudah ratusan,’’ ungkap Faris.

Dia minta kepada orang tua anak yang mengubah spesifikasi teknis motor tersebut untuk peduli agar tugas polisi juga ringan karena orang tua dan masyarakat ikut membantu. Biasanya pemilik motor bronk itu anak-anak muda yang masih butuh eksistensi, sehingga salah satunya dengan mengubah motornya jadi aneh-aneh.(Joko DH)

Baca : Peduli Pelajar Papua, Wakapolres Wonogiri Turun Tangan Bantu Pengurusan SIM

b

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here