Sebuah Rumah di Eromoko Ludes Terbakar, Didahului Suara Bergemuruh

0
kebakaran-rumah-eromoko-wonogiri
MEMADAMKAN API : Petugas dan warga mengulurkan selang untuk memadamkan kebakaran rumah di Lingkungan Blimbing RT1 RW4 Kelurahan/Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jumat (22/11). (suaramerdekasolo.com/dok)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.comSebuah rumah milik Martono (80) warga Lingkungan Blimbing RT1 RW4 Kelurahan/Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri ludes terbakar, Jumat (22/11). Akibat kebakaran itu, kerugian yang diderita pemilik rumah ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Paur Subbag Humas Aipda Iwan Sumarsono mengungkapkan, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.

“Awalnya ada warga yang mendengar suara gemuruh api dan bau benda terbakar di belakang rumah,” kata Iwan.

Baca : Duh, Kebakaran Hutan Masih Sering Terjadi di Wonogiri

Sutimo (56) tetangga korban kemudian bergegas melihat bagian belakang rumah tersebut. Dia terkejut karena api sudah berkobar di sebagian rumah. Pria itu kemudian berteriak minta tolong kepada warga lainnya.

Warga yang berdatangan juga menolong anggota keluarga pemilik rumah untuk segera ke luar. Mereka lalu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonogiri.
Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba, sekitar satu jam kemudian. Namun, api sudah terlanjur berkobar menghanguskan rumah.

Baca : Kebakaran Lahan Mendominasi Bencana Alam Di Wonogiri

Kebakaran itu melalap habis sebuah kandang sapi berukuran 3×6 meter, rumah limasan berukuran 10×12 meter, dapur berukuran 6×9 meter, dan rumah utama berukuran 6×9 meter. Sebagian besar rumah tersebut terbuat dari kayu, bambu dan ada beberapa bagian yang merupakan bangunan tembok.
Api baru benar-benar padam sekitar pukul 12.30. Kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik dari ruang bagian belakang rumah. “Korban ditaksir menderita kerugian sekitar Rp 50 juta,” katanya. (Khalid Yogi)

Baca : BPBD Wonogiri Waspadai Kebakaran Hutan

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan