Penerima Bansos Diminta Tidak Konsumtif, Hindari Kriminalitas

0
pencurian-klaten
TIM DINAS: Tim Dinas Sosial dan P3KB Pemkab Klaten menyerahkan santunan ke rumah Sugianto, warga Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo yang dikuras pencuri. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di Kabupaten Klaten diminta menghindari sikap konsumtif setelah menerima dana dari pemerintah. Hal itu untuk mencegah agar tidak menjadi sasaran aksi kriminalitas.

” Jadi sebaiknya jangan terlalu kelihatan konsumtif dan berhati-hari agar aman,” ungkap Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Klaten, Hari Suroso di sela menyerahkan santunan kepada keluarga Sugianto (65) dan Ngatini (60), warga Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo.

Baca : November Stikerisasi Rumah PKH Klaten Dimulai, Saat Ini Masuk Proses Lelang

Penyerahan santunan berupa uang itu disaksikan Wakapolsek Polanharjo, Iptu Joko Winarno, pendamping PKH kabupaten, pendamping PKH kecamatan dan tokoh masyarakat. Selain dari Dinas, perwakilan komunitas New Sepakat Klaten (NSK) juga menyerahkan bantuan uang kepada keduanya. Hari mengatakan perilaku konsumtif bisa memancing pelaku kejahatan untuk menjadikan penerima bantuan sebagai sasaran.

Terlebih KPM bantuan sosial banyak yang lanjut usia sehingga tidak memahami kerawanan itu. Kejadian yang dialami Sugianto dapat dijadikan pelajaran bagi KPM lainya. Meskipun korban tidak konsumtif tetapi menyimpan uang dan perhiasannya di dalam rumah. Dalam situasi seperti saat ini, KPM harus berhati-hati sehingga tidak ada pelaku kriminal yang memanfaatkan situasi.

Baca : Pencuri Kuras Rumah Peserta PKH Di Klaten, Modus Menyaru Beri Bantuan

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Klaten, Dyah Retnowati mengatakan dengan kejadian itu nantinya semua pendamping PKH diminta menyosialisasikan pentingnya penerima PKH untuk berhati-hati. Terutama jika ada orang datang tidak dikenal mengaku dengan berbagai alasan atau memberikan bantuan.

” Ya harus berhati-hati terutama penerima yang Lansia. Sebab mungkin ada yang susah mencari kerja memilih berbuat tidak baik dengan sasaran penerima PKH,” ungkapnya. (Achmad H)

Baca : Penerima PKH Kabupaten Klaten Mulai Mengundurkan Diri

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan