Kemarau Panjang, PDAM Karanganyar Gilir Pasokan Dan Berlakukan Potongan Tarif

0
pudam-karanganyar
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Musim kemarau panjang yang terjadi, dan molor dari perkiraan, mengakibatkan pasokan pelanggan di Kerjo Karanganyar terpaksa digilir.

Meski tidak sampai seharian penuh mati, pasokan air akan mengecil bahkan sampai terhenti dalam beberapa jam.

‘’Kondisi ini sudah kita lakukan sejak puncak musim kemarau tiga bulan lalu. Kami minta maaf, karena ini disebabkan kondisi alam, kemarau ekstrim. Sehingga terpaksa hal itu kami lakukan, sampai kondisi pulih dan turun hujan seperti biasa,’’ kata Suparno, Direktur Teknik dan Perencanaan PDAM Tirta Lawu Karanganyar.

Karanganyar masih tidak separah yang lain, karena daerah lain di Solo Raya sudah digilir sampai tiga hari sekali. Artinya masih bisa disyukuri kondisi yang terjadi, pasokan giliran hanya jam-jaman saja, dalam sehari air masih tetap mengalir, meski di malam hari saat tidak terjadi beban puncak.

Yang digilir memang hanya di Kerjo saja, sekitar 4.000 pelanggan. Yang lain tidak, pasokan masih lancar meski turun debit airnya. PDAM mohon maklum karena situasinya memang mengharuskan begitu.

Bahkan sebagai bentuk pelayanan, Dirut PDAM memberi potongan tarif  pemakaian air selama penggiliran itu. Potongan tarif sampai 50 persen  dari tarif biasa. Mau tidak mau itu bentuk menebus kesalahan PDAM sebagai operator pasokan air di Karanganyar.

Ada 64.000 pelanggan di Karanganyar yang dilayani PDAM, sehingga meski dan pemotongan tarif itu tidak akan mengganggu secara keseluruhan pendapatan PDAM. Semua masih dalam batas kewajaran sehingga kebijakan itu terpaksa harus ditempuh.

Secara keseluruhan memang ada penurunan pasokan karena menurunnya air di sumber. Penurunan debit mencapai rata-rata 30 persen. Tidak sampai separoh, sehingga pasokan masih lancar karena sumber masih bisa dimaksimalkan. (Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan