Musim Hujan, Ular Berkeliaran di Perumahan

ular-berbisa
BERBAHAYA- Ular yang diyakini jenis kobra saat berkeliaran di salah satu perumahan di Kartasura, oleh warga dibinasakan lalu digantung di pilar gawang sepak bola di perumahan tersebut, Minggu (1/12). (Suara Merdekasolo.com/dokumentasi)

SUKOHARJO, suaramerdekasolo.com- Meksi tergolong aman dan nyaman, di salah satu perumahan di Kartasura kerap dijumpai berbagai jenis ular yang ”blusukan” di areal lahan yang kosong. Tak jarang bermacam-macam ular masuk ke pekarangan warga.

Bahkan sudah banyak warga yang menjumpai, ada ular yang masuk ke dalam rumah, termasuk ular kobra. Hal itu terjadi di pekarangan rumah milik Pak Akbar maupun masuk ke rumah warga lainnya.

Kondisi tersebut membuat warga was-was, sehingga harus ekstra hati-hati terutama bagi anak-anak yang bermain di lahan kosong yang penuh rumput liar. Terlebih lagi musim hujan mulai datang, berbagai ular yang kerap berada di areal persawahan hingga ular berbisa sejenis kobra masuk ke perumahan melalui gorong-gorong.

Sudah sejak lama kemunculan berbagai jenis ular diketahui warga. Begitu ular muncul, warga berusaha melumpuhkan dan membuangnya. Bahkan ada ular yang teridentifikasi berbisa, beracun dan berbahaya, warga tidak segan-segan membinasakan.

Nah, tak dipungkiri pada Minggu (1/12), muncul lagi ular yang menurut versi warga sejenis kobra. Ular tersebut oleh warga tidak dibiarkan hidup yang bisa membahayakan keselamatan warga. Ular berwarna kecoklatan dipunggung dan warna putih dibagian perut dengan panjang lebih dua meter itu, lalu dibunuh dan digelantungkan di pilar gawang sepak bola, tempat anak-anak kerap bermain sepak bola.

Seorang warga yakni Yusuf Faishol terkejut melihat ular dalam kondisi mati sudah bergelantungan di pilar gawang sepak bola. Ketika ditanya jenis ular apa yang digelantung di pilar gawang, Yusuf Faishol menjawabnya tidak tahu. ”Saat saya tiba dirumah, tahu-tahu ada ular bergelantung di pilar gawang,” jelasnya.

Warga lain yang penasaran yakni Ahmad Falahudin mengira ular yang berada digantung dipilar gawang jenis kobra. Yusul Faishol meyakinkan dari bentuknya seperti kobra.

Meski di perumahan itu kerap disambangi ular, bahkan ada yang berbisa, namun pihak pengembangan yang diyakini sudah mendapat kabar, belum melakukan langkah nyata untuk menanggulanginya. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here