Sosialisasi Disajikan secara Menghibur, Ajak Masyarakat Awasi Pemilu

sosialisasi-bawaslu-karanganyar
PENGAWASAN PARTISIPATIF : Masyarakat menyaksikan penampilan artis lokal dalam panggung Gelar Budaya dalam rangka sosialisasi pengawasan partisipatif, yang diadakan Bawaslu Karanganyar di Plasa Alun-Alun Karanganyar, Sabtu (30/11) malam. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Sosialisasi demokrasi yang beradab, dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karanganyar, dengan cara yang menghibur.

Sabtu (30/11) malam, lembaga pengawas pemilu tersebut menggelar panggung Gelar Budaya di Plasa Alun-Alun Karanganyar, menyampaikan berbagai hal terkait proses demokrasi lewat aksi panggung artis lokal yang tampil.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari sosialisasi pengawasan partisipatif yang digelar Bawaslu Karanganyar sejak beberapa waktu lalu.
Ketua Bawaslu Nuning Ritwanita Priliastuti, ditemui di sela acara mengatakan, meski Karanganyar pada tahun ini tidak ada hajatan demokrasi pilkada, namun sosialisasi pengawasan partisipatif tetap dilakukan Bawaslu.

“Ini kewajiban memberikan pendidikan kesadaran berpolitik pada masyarakat. Proses demokrasi kan tidak hanya dijalankan saat pemilu dan pilkada. Ada juga pilkades yang sudah biasa digelar masyarakat desa, hingga pemilihan ketua RT/RW yang juga mengusung konsep demokratis,” katanya.

Dengan sosialisasi yang intensif, masyarakat akan semakin melek tentang hal-hal yang dinilai melanggar dalam proses demokrasi. Seperti praktik politik uang, hingga penyebaran informasi palsu untuk menjatuhkan lawanm politik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here