Mobil Kecemplung Parit Di Dawung Matesih Tewaskan Satu Orang

ilustrasi-kecelakaan-wonogiri
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com  – Kecelakaan maut terjadi di wilayah Kabupaten Karanganyar, Minggu (1/12) malam sekitar pukul 22.30 WIB di jalan Matesih – Karanganyar, tepatnya di dusun Klumpit, Desa Dawung, Kecamatan Matesih.

Sebuah mobil Kia Picanto warna Hitam Nopol H 8655 AZ yang dikemudikan oleh Budi Handoko (21), warga Desa Koripan, Matesih, dan di tumpangi oleh tiga teman perempuan, yakni diantaranya, Jatu Intan (22), Sri Kastini( 21), dan Artisa Nana Fitriani (22), yang masih tetangga Budi Handoko, masuk kedalam parit sedalam kurang lebih 1,5 meter.

Salah satu penumpang yakni Artisa Nana Fitriani, yang duduk dibagian depan sisi kiri sopir akhirnya meninggal dunia, setelah dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan pengemudi dan dua teman lainnya, saat ini masih mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit dan mengalami luka patah tulang.

Informasi yang dihimpun suaramerdekasolo.com kecelakaan tunggal tersebut terjadi ketiga mobil picanto berjalan dari arah timur (matesih) menuju ke barat arah Karanganyar. Namun karena saat itu kondisi gelap dan cuaca saat itu hujan sehingga licin, dan diduga pengendara usai mengkonsumsi miras di rumahnya.

Mobil tersebut tiba di lokasi diketahui berjalan terlalu ke kanan. Seperti tak sadar, mobil tersebut tiba – tiba masuk kedalam parit di sebelah utara jalan, dan akhirnya tercebur, dengan kondisi mobil bagian depan rusak parah. Diduga sebelum jatuh kedalam parit mobil tersebut menabrak pembatas jalan.

Mengethaui adanya hal tersebut, sejumlah warga langsung melaporkan hal itu ke polsek setempat dan segera mengevakuasi korban yang saat itu masih terjebak dalam mobil. Setelah berhasil dievakuasi, ke empat orang baik pengemudi maupun penumpangnya langsung dibawa ke rumah sakit Karanganyar.

“Posisi pengemudi dan penumpang saat dibawa kerumah sakit masih sadar, untuk yang korban cewek yang akhirnya meninggal juga setengah sadar, karena sampai rumah sakit masih teriak – teriak,” ucap Yudi salah satu anggota Polsek yang mengevakuasi.

Ditanya terkait dengan kondisi pengemudi, dari keterangan, Budi megaku sebelumnya sempat meminum – minuman keras jenis vodka di rumahnya sendiri sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian malamnya, menurut Budi, ia mengajak teman – temannya untuk mencari makan di Karanganyar atau Solo, namun naas saat perjalanan kemudian mobil yang ia tumpangi mendadak kecelakaan tunggal.

Sementara itu Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Dewi Endah Utami, melalui Kanit Laka Iptu Sutarno, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Sampai sejauh ini proses evekuasi terhadap kendaraan Picanto, sudah dilakukan Senin (2/12) pagi dengan menggunakan kendaraan Crane.

Ditanya terkait apakah pengemudi sebelumnya mengkonsumsi miras, kanit laka mengaku, sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dan mencari barang bukti, apakah pengemudi saat itu dalam pengaruh minuman keras.

‘’Posisi pengemudi masih menjalani perawatan, dan belum kita mintai keterangan apakah yang bersangkutan itu sebelumnya mengkonsumsi miras atau tidak. Barang bukti juga masih kita lakukan pencarian,’’ terang Kanitlaka.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here