OTT KE-50 Tim Rendan, Sarang Tawon Vespa Disemprot Cairan Pertalite

ott-tawon-bpbd-karanganyar

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com  – Lagi, petugas OTT (Operasi Tangkap Tawon) dilakukan tim gabungan Rendan (Relawan Karangpandan), Relawan Kebakkramat dan Relawan Potlot Jaten, di rumah Gunadi (28) di Banaran, Ngringo, Jaten, akhir pekan lalu.

‘’Ini merupakan operasi OTT ke-50 yang dilakukan tim karena sarang tawon vespa yang beracun paling banyak memang di daerah Ngringo, yang masih banyak dtemukan semak belukar,’’ kata Aji Pratama Heru, Camat Jaten yang ikut menunggui oprasi itu.

Sebanyak 10-an petugas gabungan OTT yang mendapatkan laporan dari Gunadi langsung bergerak ke lokasi mengadakan OTT. Mereka membawa perlengkapan lengkap berupa hel pengaman, jaket semprotan berisi minyak pertalite, dan cairan sabun dan rinso yang dicampur.

Gunadi semula memang meremehkan sarang tawon yang ada di gudangnya itu. Ditemukan pertama kali sekitar 15 hari lalu, dan masih kecil. Tapi ketika Jumat dia menengok lagi sarang tawon yang menempel di dinding dekat atap gudang, sudah sebesar galon minyat.

Dia kaget, apalagi ternyata jenis tawon yang berarang di situ jenis tawon ndas vespa yang berbahaya dan sudah menewaskan banyak orang di berbagai tempat. Karena itu dia menelepon tim OTT yang ada di kecamatan.

Jumat malam tim langsung bergerak ke lokasi karena tim relawan tidak ingin ada korban lagi dari tawon ndas vespa itu. Dibantu warga tim langsung naik ke plafon dan mendekati sarang tawon itu sambil menyenteri dengan senter warna kuning.

‘’Kalau membawa senter warna putih maka tawon akan lari mencari arah sinar itu, sehingga malah merepotkan petugas. Tapi kalau senter warna kuning, maka tawon hanya akan merayap di sarang yang terkena sinar itu,’’ kata Aji.

Agus Syamsudin, relawan Kebakkramat yang naik ke atap dekat sarang tawon langsung menyemprotkan cairan pertalite itu ke sarang dan sarang langsung dimasukkan ke bungkus plastik tebal dan dibawa turun.

Kondisi sarang yang ada di dinding atas plafon menempel atap agak menyulitkan tim OTT mengevakuasi sarang tawon tersebut. Beruntung berkat keprigelan petugas, sarang tawon bisa dibawa turun dan langsung disemprot dengan cairan pertalite lagi sampai merata dan lubang sarang tawon tidak ada yang luput untuk disumpal . Sehingga tawonnya mati.

Setelah itu sarang dibakar agar tidak ada satupun tawon yang hidup. Aji mengatklan sudag ada 8 desa yang menelepon ke kecamatan minta dibantu operasi sarang tawon itu. Dan paling banyak memang di Ngringo. Semuanya tanpa biaya alias gratis.

Gunadi mengatakan, awalnya dia mau memperbaiki gudang itu karena atapnya banyak yang bocor. Tapi karena masih ada sarang tawon yang malah membesar itu, akhirnya dirinya melapor untuk dievakuasi dulu.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here