Angin Kencang Obrak-abrik Girimarto dan Slogohimo

angin-kencang-wonogiri
POHON ROBOH : Sebuah pohon besar roboh nyaris menimpa Rumah Tiban di Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Senin sore (2/12). (suaramerdekasolo.com/Dok)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com- Bencana angin kencang melanda Kecamatan Girimarto dan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Senin sore (2/12). Sejumlah pohon tumbang dan beberapa rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.

Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto mengatakan, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 14.50 WIB.

“Terjadi angin kencang disertai hujan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kecamatan Girimarto dan Slogohimo,” katanya, Selasa (3/12).

Di Kecamatan Girimarto, angin melanda RT7 RW2 Desa Bubakan sehingga mengakibatkan enam rumah rusak. Sebuah pohon besar yang tumbang juga nyaris menimpa cagar budaya Rumah Tiban di Desa Bubakan.

Kerusakan keenam rumah itu dialami rumah milik Pardi, Kidi, Marmin, Yatno, Midi dan Sutinem. Adapun total kerugian yang dialami keenam rumah tersebut ditaksir sekitar Rp 30 juta. “Kebanyakan mengalami kerusakan pada bagian atapnya,” ujarnya.

Adapun angin kencang di Kecamatan Selogohimo melanda Desa Gunan. Sebanyak tujuh rumah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Antara lain rumah milik Pardiyono dan Suyanto (Dusun Duren), Tini, Sutarmo dan Mujiyem (Dusun Bulak Wetan) serta Mariyem dan Sakiyem (warga RW 6 Desa Gunan).

Kerugian yang dialami tujuh unit rumah di Desa Gunan itu ditaksir mencapai Rp 24,5 juta. Sebagian besar mengalami kerusakan pada bagian atap karena tertimpa pohon atau diempas angin kencang.

Di sisi lain, sebuah pohon tumbang melintang jalan di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri. Pohon besar turus jalan tersebut menimpa pagar kantor Kejari Wonogiri sehingga mengalami kerusakan ringan. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here