Empat Desa Di Kecamatan Trucuk Porak Poranda Diterjang Angin Kencang

angin-ribut-klaten
POHON TUMBANG : Terjangan angin ribut di Kecamatan Trucuk mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, Selasa (3/12). (suaramerdekasolo.xom/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Datangnya musim penghujan membawa berkah bagi petani, namun sejumlah wilayah di Klaten juga harus waspada dengan ancaman angin puting beliung yang sering menyertai hujan. Dalam beberapa hari terakhir, hujan disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Klaten.

Kawasan rawan terjangan angin akhir-akhir ini terjadi di sejumlah wilayah di Klaten, antara lain Pedan, Cawas, Trucuk, Karangdowo, Ceper dan Cawas. Sejumlah pohon dilaporkan tumbang, bahkan ada yang mengenani rumah warga, meski kerusakannya termasuk katagori ringan.

Selasa (3/12) sore, di Kecamatan Trucuk diguyur hujan yang cukup lebat dengan disertai angin kencang. Akibatnya, ada beberapa pohon tumbang dan melintang di jalan. Di Desa Kalikebo bahkan ada yang menimpa rumah warga, beruntung tidak mengakibatkan kerusakan parah.

‘’Pasa musim hujan kali ini, baru sekali ini Trucuk diguyur hujan yang cukup lebat sekitar satu jam. Sekitar pukul 16.30 WIB beberapa pohon tumbang dan melintang di jalan, juga ada rumah yang tertimpa, namun sudah dikondisikan oleh warga dan relawan,’’ kata Camat Trucuk, Bambang Haryoko.

Di Trucuk, angin kencang menerjang Desa Pundungsari, Wanglu, Kalikebo dan Sajen mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Di Kalokebo dan Wanglu, pohon menimpa bangunan rumah warga dan mengakibatkan kerusakan.

Beruntung tak ada korban juwa dalam musibah tersebut. Warga bersama relawan dan aparat bergotong royong menangani musibah. Mereka menggunakan genset untuk membantu penerangan saat penanganan pada malam hari. (Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here