Bekas PG Ceper Diincar Investor, Pasok Beton Proyek Tol Joglo

pabrik-beton-tol-joglo
LOKO BEKAS: Loko bekas dipasang di depan pintu masuk PG Ceper di Kecamatan Ceper yang akan dijadikan pabrik. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Tidak hanya kompleks PTPN X di Jalan Pemuda Tengah yang diincar BUMN untuk dibuat hotel berbintang, tetapi bekas pabrik gula (PG) Ceper di Kecamatan Ceper juga diincar investor. Bangunan yang masuk rekomendasi cagar budaya itu akan digunakan untuk pabrik beton proyek jalan tol Yogya-Solo.

” Pabrik PG Ceper itu milik PTPN. Oleh investor akan disewa untuk pabrik beton,” kata Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten, Purwanto Priyo di kantornya, Rabu (4/12).

Baca : Proyek Tol Solo-Jogja Ancam Produktivitas Pangan, KTNA Gelar Sarasehan

Rencana itu, kata Purwanto, sudah pernah dirapatkan di tingkat Pemkab. Pabrik beton itu berkaitan dengan kepentingan material untuk proyek jalan tol Yogya-Solo yang akan dibangun dalam beberapa tahun ke depan. Padahal di kompleks bekas PG itu menurut data ada lima bangunan yang direkomendasikan masuk bangunan cagar budaya (BCB).

Lima bangunan itu terdiri berbagai macam. Ada pabrik induk PG beserta cerobong asapnya. Ada juga gudang penyimpanan barang milik PG. Selain itu, ada dua makam di dalam kompleks. Makam Mbah Soleh dan makam orang Belanda GJG Britchman. Yang lain berupa emplasemen dan saluran airnya. Bangunan itu diperkirakan dibangun abad 19 sekitar 1900 M.

Baca : Terjang 7 Kecamatan, Jalan Tol Solo-Jogja Wajib Hindari Cagar Budaya dan Sumber Air

Lima bangunan itu sudah di cek tim ahli cagar budaya, termasuk Dinas ikut mengecek beberapa waktu lalu. Lima bangunan itu baru direkomendasikan masuk BCB dan belum ditandatangani penetapannya sebagai BCB oleh Pemkab Klaten.

Rumah Baru

 

Tinggalkan Pesan