Tambang Merapi Longsor Diusut Polres, Dinas Panggil PT MMK

tambang-gunung-merapi
ALAT BERAT ;Alat berat tertimpa longsoran di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang tanggal 29 November 2019 lalu. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)


KLATEN,suaramerdekasolo.com – Kasus longsornya tebing di lokasi penambangan galian C lereng Gunung Merapi di Kali Krasak, Dusun Pucangan, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten diusut Polres Klaten. Penyidik Polres Klaten mulai memeriksa sejumlah saksi.

” Memang ini masih kita lakukan pemeriksaan. Semua masih kita minta klarifikasi lebih dulu,” ungkap Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Jumat (6/12). Setelah longsor terjadi, menurut Kapolres, jajaran Polres telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu sudah memeriksa keterangan beberapa saksi di lokasi.

Baca : Warga Penolak Tambang Mulai Diintimidasi, Di Alur Sungai Woro

Penyidik belum menemukan unsur-unsur kelalaian sebab masih terus meminta keterangan sejumlah saksi. Hanya berapa jumlah saksi yang sudah diperiksa, Wiyono enggan menyebutkan. Polisi berharap ada langkah terbaik dari pemilik usaha itu untuk memikirkan keluarga korban. Termasuk bisa menjadi bapak asuh keluarga korban meninggal.

Memasuki musim hujan saat ini, penambangan baik dengan alat berat atau manual diminta lebih waspada. Sebab dengan datangnya hujan tebing menjadi rawan terjadi longsor apabila tertimpa air hujan. Apalagi jika tebingnya tinggi diharapkan lebih waspada mengingat hujan intensitasnya semakin deras beberapa pekan terakhir.

Baca : Hasil Penjualan Tembakau Eromoko Mencapai Rp 44 Miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here