Lagi, Lisus Terjang Sukoharjo

angin-lisus-sukoharjo
SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com– Hujan deras disertai angin kencang atau lisus kembali memporak-porandakan wilayah Kabupaten Sukoharjo pada Minggu (8/12) sore. Lisus menerjang empat desa/kelurahan di Kecamatan Sukoharjo dan Tawangsari menyebabkan beberapa rumah rusak ringan hingga berat.
 
Keempat desa/kelurahan diterjang angin kencang adalah Kelurahan Bakalan dan Kriwen, Kecamatan Sukoharjo, serta Desa Majasto dan Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari. 
 
Informasi yang dihimpun menyebutkan hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. 
Angin kencang ini menumbangkan pohon-pohon yang berada di pinggir jalan. Selain itu pohon tumbang juga menyebabkan rumah warga di wilayah Kriwen rusak, satu rumah dilaporkan roboh di wilayah Majasto hingga menyebabkan satu warga mengalami patah tulang dan dilarikan ke rumah sakit. 
 
Kejadian ini langsung dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo. Tim BPBD bersama masyarakat kemudian mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan serta menumbangkan rumah warga. Tim BPBD dibantu polisi, tentara serta petugas pemadam kebakaran bersama warga melakukan evakuasi dan  membersihkan sisa-sisa puing reruntuhan. 
“Evakuasi diprioritaskan di jalan-jalan yang tertutup pohon tumbang. Karena penting untuk membuka akses jalan. Lalu evakuasi rumah yang tertimpa pohon,” katanya kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto.
 
 
Proses evakuasi langsung dilakukan tim BPBD dibantu  instansi terkait lainnya. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan gergaji mesin memotong setiap bagian pohon. Evakuasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu evakuasi dilakukan terhadap pohon-pohon yang tumbang dan menutup akses jalan. Pohon tumbang tersebut langsung dibersihkan agar akses jalan terbuka dan bisa dilalui kendaraan. Pendataan bangunan rusak dan pohon tumbang akibat terdampak angin kencang masih terus dilakukan. 
 
“Kami juga melakukan koordinasi dengan PLN karena aliran listrik padam,” katanya. 
 
Sejauh ini, dia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pihaknya meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin ribut selama beberapa pekan kedepan. Potensi angin ribut meningkat seiring peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Wilayah potensi diterjang angin puting beliung menyebar di Kabupaten Sukoharjo. Angin kencang tersebut menumbangkan pohon hingga rumah. Guna mengantisipasi hal itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk mulai memangkas dahan pohon yang rimbun kemudian mengecek bangunan rumahnya masing-masing. (Heru Susilo)

Tinggalkan Pesan