Sri Ayu, Gadis Dengan Kepala Kecil

dodiklatpur-sriayu1
JENGUK SRI AYU : Danrindam IV Diponegoro Kol Inf Amrin Ibrahim didampingi Dandodiklatpur Letkol Inf Agus Adhy Darmawan dan ibu-ibu istri TNI menjenguk Sri Ayu, Sabtu (7/12).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

*Usia 9 Tahun Belum Bisa Duduk dan Berkata-kata

SRI AYU tampak dia tak bergerak, hanya berbaring di kasur tipis di kamar kontrakan ibunya, Yustati di Dukuh Padangan RT 1/RW03, Desa Glodokan, Klaten Selatan. Mereka berdua tinggal di kamar sangat sederhana berukuran 2×3 meter yang sempit dan tak ada kamar mandi.

Saat ini Sri Ayu sudah berusia 9 tahun, namun dia belum bisa duduk apalagi berdiri dan berlari. Dia bahkan belum bisa berkata-kata. Tubuhnya kecil dan lemah, beratnya hanya 9 kg. Sehari-hari hanya berbaring saja. Semua keperluannya dilakukan ibunya seorang diri.

Gadis mungil itu yang mengalami gangguan pertumbuhan otak. Dia lahir ke dunia dengan kepala berukuran kecil dibandingkan dengan bayi-bayi lain. Menurut informasi dokter, gadis itu mengalami gangguan pertumbuhan, akibat ukuran kepalanya yang kecil sehingga otaknya pun tak bisa berkembang.

‘’Sejak lahir, kepala anak saya kecil jadi otaknya tidak berkembang. Dari dua bulan, saya sudah tahu kalau tidak ada perkembangan sama sekali. Dia bergantung pada saya karena belum bisa apa-apa dan sering mengalami masalah pencernakan,’’ kata Yustati.

Beruntung Yustati bisa bekerja di warung makan tepat di depan kontrakannya, sehingga dia bisa bekerja sambil sesekali menengok Sri Ayu. Sri Ayu pun tidak bisa kemana-mana diam saya. Dia lebih banyak tidur.

Ibu dan anak itu hidup berdua, karena ayah Sri Ayu meninggalkan mereka ketika mengetahui anaknya mengalami kelainan. ‘’Ini anak saya, amanah bagi saya untuk merawatnya sebisa saya,’’ ujar Yustati yang terlihat sabar menghadapi cobaan hidupnya.
Karena kamarnya tak ada kamar mandi, Yustati biasa memandikan Sri Ayu di depan kamar dengan ember. Sedangkan dirinya, mandi dan mencuci menumpang di MCK pemilik kontrakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here