Guru dan Siswa SMKN Jenawi Karanganyar Ikrarkan Bersih dari Korupsi

0
hari-anti-korupsi-smk-jenawi
ANTIKORUPSI : Siswa SMKN Jenawi mengusung sejumlah poster berisi pernyataan sikap antikorupsi, dalam peringatan Hariantikorupsi Sedunia di halaman sekolah tersebut, Senin (9/12). (suaramerdekasolo.com/dok)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati setiap 9 Desember, diperingati guru dan siswa SMKN Jenawi dengan menggemakan ikrar antikorupsi bersama-sama.

Ikrar disampaikan saat upacara bendera, sekaligus upacara memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di halaman sekolah, Senin (9/12).
Dipimpin Kepala Sekolah Sri Eka Lelana, mereka mengucap ikrar yang diberi judul “SMKN Jenawi Bersih dari Korupsi”.

“Kami putra-putri Indonesia, warga SMKN Jenawi, dengan penuh kesadaran dan kesungguhan mengharap ridho Tuhan Yang Maha Esa menyatakan, berlaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan adil dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan. Menghormati dan memenuhi hak orang lain. Tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam segala bentuk. SMKN Jenawi bersih dari korupsi,” tegasnya, diikuti segenap siswa dan guru.

Baca : Kajari Tempel Stiker di Pintu Bupati dan DPRD, Peringatan Hari Anti…

Dikatakannya, korupsi tidak hanya merugikan materi, tapi juga moral, terutama generasi muda yang akan memajukan bangsa di masa mendatang.

“Sikap menolak korupsi ini merupakan komitmen, bahwa keluarga besar SMKN Jenawi menentang tindakan sekecil apapun yang berkaitan dengan korupsi,” tandasnya.

Berbuat Jujur

Hal senada disampaikan Suhartini, salah satu guru. Menurutnya, korupsi menyebabkan nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, keadilan dan kepedulian kepada sesama mulai menghilang dan tidak lagi menjadi tameng dalam kehidupan sehari-hari.

Baca : Jaksa Terjun ke Lapangan, Ingatkan Masyarakat tidak Korupsi

“Pendidikan antikorupsi perlu diajarkan dan masuk dalam kurikulum pengajaran mulai dari tingkat SD,” tuturnya.

Nashir, salah satu siswa menilai, korupsi adalah musuh besar bangsa. “Di kalangan pelajar, bentuk dari korupsi itu salah satunya mencontek teman saat ulangan. Ini seharusnya tidak terjadi, jika ada kesadaran dalam setiap siswa untuk berbuat jujur, yang menjadi dasar agar terhindar dari perbuatan korupsi,” ujarnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan