Mohon Maaf, Komplek Umbul Pengging Ditutup Sementara

umbul-pengging-ditutup-sementara
BERSIHKAN PUING: Petugas membersihkan puing bangunan joglo yang roboh di Komplek Wisata Umbul Pengging. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Komplek Umbul Pengging, Kecamatan Banyudono ditutup sementara sebagai dampak bencana angin puting beliung. Pasalnya, petugas masih fokus menyingkirkan pohon beringin yang tumbang dalam bencana saat hujan deras tersebut.

Bencana yang terjadi pada Selasa (10/12) petang mengakibatkan dua pohon beringin di Komplek Wisata peninggalan Keraton Surakarta tersebut roboh. Satu pohon beringin lainnya patah. Selain itu, sebuah joglo di teater terbuka juga roboh total.

Dari pantauan Suara Merdeka, Rabu (11/12) pagi, petugas Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan BPBD Boyolali langsung bergerak menebang batang pohon yang roboh. Sebagian petugas juga membersihkan bangunan joglo yang roboh di arena teater terbuka.

“Untuk kegiatan pariwisata, Komplek Umbul Pengging sementara ditutup dulu,” kata pengelola obyek wisata Pengging, Wardoyo.

Penutupan tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan. Namun Wardoyo menyatakan, secepatnya akan dibuka lagi. Penutupan karena saat ini sedang dilakukan pembersihkan pohon-pohon beringin yang tumbang serta puing bangunan Joglo yang roboh.

“Secepatnya dibuka lagi, menunggu biar bersih dulu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here