Gempar, Kasus Ibu Racuni Diri dan Dua Anaknya Di Wonogiri

ibu-racuni-anak-wonogiri
EMERIKSA MAKANAN : Petugas kepolisian memeriksa sisa makanan korban keracunan di Dusun Bendo RT3 RW6 Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Kamis (12/12). (suaramerdekasolo.com/Dok)
 
*Ibu dan Seorang Anak Meninggal
 
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com– Seorang ibu di Dusun Bendo RT3 RW6 Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri diduga meracuni diri sendiri dan dua orang anaknya, Kamis (12/12). Pelaku bernama Winarsih (38) adapun kedua anaknya bernama Zaki Isa Majida (10) dan Kirana Tasoda (7). Ibu itu meninggalkan secarik kertas yang berisi pesan sebelum meninggal.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Purwantoro Iptu Aris Joko Narimo dan Paur Subbag Humas Aipda Iwan Sumarsono mengungkapkan, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. “Saat itu, Zaki merangkak menuju rumah neneknya yang tidak jauh dari rumah korban,” kata Iwan.
 
Baca : Puluhan Warga Tlogolele Keracunan, Usai Ikuti Pengajian

Anak tersebut merangkak melalui pintu belakang rumah neneknya. Dia meminta tolong dengan berbicara terbata-bata karena menahan rasa sakit.

Sang nenek dan sejumlah warga bergegas menuju ke rumah korban. Sesampainya di rumah, mereka sudah melihat sang ibu beserta seorang anaknya yang bernama Kirana sudah dalam keadaaan sekarat.

Mereka kemudian minta tolong warga lainnya untuk mengambil mobil guna mengantar korban ke rumah sakit. Para korban dilarikan ke rumah sakit Muhammadiyah Ponorogo.
 
Baca :Puluhan Warga Tambakboyo Keracunan


Namun, nyawa Winarsih dan Kirana tidak dapat tertolong. Adapun Zaki masih dalam kondisi kritis di rumah sakit tersebut.

Petugas Polsek Purwantoro segera memeriksa lokasi kejadian. Mereka menemukan secarik kertas berisi pesan yang diduga ditulis oleh Winarsih. Di dalam kertas tersebut tertulis, “Nek aku mati aku pengen dikubur karo keluargaku ditumpuk nak ora tak dendeni. (Kalau saya meninggal, saya ingin dikubur bersama keluarga saya, ditumpuk. Kalau tidak, saya hantui)”. (Khalid Yogi)
 
 
Editor : Budi Sarmun 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here