Satpol PP Kota Surakarta Bersihkan Spanduk Pilwakot Gibran dan Purnomo-Teguh

spanduk-cawali-cawawali-solo1
DITURUNKAN : Petugas Satpol PP Pemkot Surakarta melipat spanduk pasangan balon dan balon wali kota Solo di area larangan. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)


SOLO,suaramerdekasolo.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Surakarta menggelar razia untuk membersihkan spanduk-spanduk pasangan bakal calon wali kota – wakil wali kota yang bakalan maju dalam Pemilihan Wali Kota (pilwakot) Solo 2020.

Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan sebanyak 15 spanduk dari
berbagai titik. Spanduk-spanduk ini kemudian diamankan di pos satpol PP.

“Kami patroli mendapati banyak spanduk dukungan bakal calon cawali dan
cawawali di Pilwakot Solo,” ujar Kabid Ketertiban Umun dan Ketenteraman
Masyarakat Satpol PP Solo, Agus Siswuryanto Jumat (13/12).

Baca : Pengajian Tarjih Desa Cawas Bubar, Tenda Roboh Diterjang Puting Beliung

Khusus razia, kemarin, korps penegak peraturan daerah itu menyasar wilayah
Solo utara. Kali ini jalan protokol wilayah Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo
yang disasar. Di sana sebanyak 15 spanduk dukungan bakal cawali dan cawawali
Gibran Rakabuming Raka dan Achmad Purnomo – Teguh Prakosa ditertibkan petugas.

“Pemasangan spanduk ini kita copot karena melanggar Perda. Kita tidak tebang
pilih dalam melakukan penertiban,” kata dia.

Baca : Dua Proyek DPRUPR Karanganyar Diberi Perpanjangan Waktu, Akselerasi Berhasil

Spanduk dukungan, kata dia, paling banyak ditemukan di perempatan Mojosongo
dekat kantor kelurahan. Semua spanduk yang telah ditertibkan langsung dibawa
ke kantor.

Pihak terkait tidak tahu siapa yang pasang spanduk ini siapa. “Satpol PP imbau kepada warga agar tidak memasang spanduk dukungan bakal calon mengingat tahapan kampanye belum dimulai,” kata Agus.

spanduk-cawali-cawawali-solo2

Seperti diketahui, pelaksanaan Pilwakot Solo masih berlangsung tahun depan,
tetapi spanduk dukungan bakal cawali dan cawawali mulai bertebaran. Hal itu
yang kemudian membuat Satpol PP bergerak melakukan penertiban.

Sobirin (37), pedagangan makanan Pasar Gede, sepakat bila ada ketegasan pihak
satpol PP dalam menertibkan gambar pasangan balon cawali-cawawali.

“Ya, sekalian seluruh Kota Solo dibersihkan spanduk-spanduk tersebut. Ya
karena pemilu juga masih lama, terus terang saja juga mengganggu pemandangan,”
katanya. (Budi Santoso)

Baca : Anggaran Premi PBI Karanganyar Naik Hampir 2 Kali Lipat

Editor : Sri Hartanto

 

Tinggalkan Pesan