Pengamanan Gereja Wonogiri Diperketat Jelang Natru

pengamanan-nataru-wonogiri1
INSPEKSI KENDARAAN : Wakapolres Wonogiri Kompol Adi Nugroho didampingi Kasdim 0728/Wonogiri Mayor Inf Nurul Muthahar melakukan inspeksi kendaraan saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi di Mapolres Wonogiri, Kamis (19/12). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polres Wonogiri akan memperketat penjagaan di tempat-tempat ibadah, terutama gereja. Selain itu, polisi akan meningkatkan penjagaan di obyek-obyek vital seperti perbankan dan perkantoran.

Wakapolres Wonogiri Kompol Adi Nugroho mengungkapkan, jumlah total personel yang dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru berkisar 750 orang. “Dari polisi sendiri sekitar 540 orang, kemudian ditambah dari Kodim, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan lainnya, sehingga totalnya sekitar 750 orang,” katanya usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi dan pemusnahan minuman keras dalam rangka Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru di depan Mapolres Wonogiri, Kamis (19/12).

Selain menjaga semua gereja, obyek-obyek vital seperti perbankan dan perkantoran juga akan ditingkatkan pengamanannya. Adapun perhatian utama pada perayaan Tahun Baru mendatang di Alun-alun Kabupaten Wonogiri. Sebab, massa biasanya terkonsentrasi di Alun-alun. “Setiap obyek vital yang berpotensi ada gejolak, pasti akan kami tambah personelnya. Walaupun begitu, anggota juga akan kami sebar di seluruh kecamatan,” katanya.

pengamanan-nataru-wonogiri2
MENGGILAS MIRAS : Sebuah stoomwalls menggilas minuman keras hasil sitaan di depan Polres Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Kamis (19/12). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)



Pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama menjaga Wonogiri agar senantiasa aman, nyaman, tertib, dan tenteram. “Mari kita berbuat amar ma’ruf nahi munkar, memerangi semua bentuk kejahatan dan kemaksiatan secara santun dan tidak anarkis,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya memusnahkan ribuan liter minuman keras hasil sitaan. Terdiri atas 285 botol minuman keras berbagai merk dan 972,5 liter minuman keras jenis ciu yang dikemas dalam botol plastik dan jerigen berbagai ukuran.

Minuman keras tersebut disita dari seluruh kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Sebagian besar diperjualbelikan di kedai-kedai dan tempat hiburan. “Biasanya miras itu untuk euforia merayakan pergantian tahun baru,” katanya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun 

 

 

Tinggalkan Pesan