Tak Boleh Bangun Balai RW, Warga Demo Kades Ngringo

0
demo-warga-ngringo-karanganyar
DEMO – Warga Ngringo RW 3 mendemo kadesnya karena tidak bolkeh membangun balai RW. (suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Karena dilarang membangun balai RW di atas tanah kas desa, anggota karang taruna dan warga RW 3 Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar melakukan aksi demo dan memprotes kadesnya agar memberikan izin membangun balai RW.

Demo dilakukan Sabtu malam saat kades sedang mengikuti acara reses anggota DPRD Karanganyar Suprapto di sebuah rumah makan di Palur. Akibatnya untuk sementara pertemuan dalam rangka reses itu ditunda.

Rudi Setiawan, salah seorang koordinator warga  mengatakan, aksi ini memang disengaja dilakukan saat ada reses, dengan harapan ada perhatian dari Kades Ngringo dan sekaligus ada perhatian dari anggota DPRD yang sedang reses.

‘’Reses itu kan kegiatan menjaring aspirasi warga. Nah ini salah satu aspirasi warga malah dihambat Kadesnya sendiri. Ini perlum mendapatkan perhatian agar kades peduli warga,’’ kata Rudi, Sabtu Malam.

Dia mengatakan, keinginan warga tidak muluk-muluk hanya membangun balai RW untuk kepentingan bersama rembug desa.

“Eh lha kok oleh Pak Kades malah tidak boleh. Padahal dari 22 RW di Ngringo yang belum memiliki balai RW hanya RW 3 saja, lainnya sudah.”

Warga datang ke acara reses itu bukan untuk berdialog dengan anggota DPRD Karanganyar Suprapto, namun malah membentangkan spanduk dan poster yang isinya memaki Kades mngringo untuk mengizinkan warga membangun balai RW.

Yang menjengkelkan warga, di atas tanah yang akan diminta warga mendirikan balai RW itu akan disewakan ke salah seorang warga untuk tempat usaha. Ini kata Rudi yang membuat warga marah, sebab tanah kas desa itu mestinya untuk kepentingan orang banyak, bukan kepentingan seorang warga saja.

Kepentingan Warga

Jika tidak diizinkan, warga bertekad akan menyegel balai desa sehingga tidak ada aktivitas dan kades diminta turun karena dinilai tidak membela kepentingan warganya. Padahal jika balai RW itu bisa dibangun maka akan dimanfaatkan kepentingan desa juga.

Kades Ngringo Widodo mengatakan, alasannya menolak keinginan warga karena mereka masih memungkinkan menggunakan balai desa untuk pertemuan warga. Balai desa letaknya juga di RW 3 Ngringo hanya di depan tanah yang akan diminta dibangun balai RW itu.

‘’Tapi jika warga bersikeras untuk membangun balai RW sendiri, nanti kita bicarakan lagi dengan Badan Permusyawaratan Desa, dengan pengurus RW lainnya, dengan Kadus, bagaimana baiknya. Agar semua bisa maklum,’’ kata dia.

Suprapto, anggota DPRD yang sedang reses di tempat itu mengatakan, kasus itu akan dia bawa ke DPRD untuk dibicarakan bersama pimpinan Dewan. Dia juga meminta warga agar tenang dan tidak menuruti emosi, karena semua bisa dibicarakan.

Menurutnya, balai desa jika sudah selesai dipakai ngantor langsung dikunci, sehingga warga harus njelimet mencari kades dan minta izin. Warga hanya mau praktisnya saja mengadakan pertemuan. Itu pengakuan mereka.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan