Pendakian Tahun Baru Merapi Tetap Ditutup, BTNGM Rutinkan Patroli

0
pendakian-gunung-merapi
GUNUNG MERAPI: Kawasan Puncak Gunung Merapi dilihat dari alur Sungai Woro, Kecamatan Kemalang. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Pendakian ke kawasan Puncak Gunung Merapi melalui wilayah Kabupaten Klaten masih tertutup untuk umum. Baik untuk keperluan merayakan tahun bareu atau lainnya tetap tidak diizinkan.

Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional Kemalang, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), Purnama, Rabu (25/12) siang mengatakan tidak ada pendakian.

” Kami infokan ke masyarakat karena status Gunung Merapi yang masih waspada sehingga pendakian Gunung Merapi masih ditutup,” ungkapnya.

Purnama menjelaskan jalur pendakian ke Gunung Merapi hanya ada dua lokasi. Yaitu melalui Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dan dari jalur Sapu Angin di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Keduanya belum diizinkan untuk mendaki. Penutupan pendakian itu bukan hanya dalam rangka tahun baru 2020 ini, tetapi sudah ditutup sejak lama. Penutupan itu sejak bulan Mei 2018.

Selama Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) belum menurunkan status Gunung Merapi maka pendakian juga belum dibuka. Status Gunung Merapi sampai saat ini masih waspada dan belum ada perubahan.

Untuk itu BTNGM berharap semua pihak mematuhi rekomendasi yang sudah dikeluarkan. Namun untuk mengantisipasi pendaki yang mungkin nekat, BTNGM sudah melakukan beberapa langkah.

Media Sosial

Diantaranya, lanjut Purnama, dengan mensosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial dan pemasangan spanduk di wilayah Deles dan Sapu Angin beberapa hari lalu.

Tinggalkan Pesan