Sensus Penduduk 2020 Digelar Dua Tahap, Di Wilayah Klaten

sensus-penduduk-klaten
SOSIALISASI SP: Sekda Klaten, Jaka Sawaldi membuka sosialisasi sensus penduduk (SP) 2020 di Pendapa Pemkab Klaten. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merencanakan sensus penduduk yang akan dilakukan tahun 2020 dalam dua tahap. Masyarakat diminta tidak kaget sebab sensus itu akan menggunakan dua cara.

Kepala BPS Kabupaten Klaten, Ahmad Isbani mengatakan sensus penduduk 2020 akan dilaksanakan dua tahap.

”Ada dua tahap. Bulan Februari-Maret dan Juli-Agustus,” jelasnya, Kamis (26/12) usai sosialisasi sensus penduduk di Pendapa Pemkab Klaten.

Sosialisasi yang dibuka Sekda Klaten, Jaka Sawaldi itu dihadiri camat dan kepala desa. Menurut Isbani, dua tahap itu akan dilakukan dengan metode yang berbeda. Pada bulan Februari-Maret akan dilakukan sensus on line melalui ponsel android.

Nantinya semua pemilik nomor ponsel pintar akan mendapat pesan atau SMS dari operator. Operator akan menanyakan kesediaan warga mengikuti sensus dan jika bersedia akan diberi nomer token atau password. Setelah itu akan terhubung dengan web site milik BPS yaitu https://sensus.bps.go.id. Setelah itu BPS akan menanyakan password untuk masuk. Nantinya akan muncul data satu kartu keluarga.

Apabila ada perubahan data dari KK lama diminta memasukkan sehingga datanya terupdate. Beberapa pertanyaan akan didapatkan masyarakat dan harus dijawab. Sensus online itu bukan dari daerah tetapi dari pusat di Jakarta. BPS untuk kegiatan itu akan bekerjasama dengan operator sehingga pemilik ponsel akan mendapatkan kiriman sensus itu.

Jangan Kaget

Apabila nantinya mendapatkan kiriman, lanjut Isbani, masyarakat diminta tidak kaget dan mengisi sesuai ketentuan agar data terbarukan. Misalnya di KK lama masih sekolah tetapi saat sensus sudah bekerja maka harus dilaporkan.

Tinggalkan Pesan