Anggaran Cupet, Dinas Pariwisata Solo Galakkan Promosi Wisata Lewat Cyber Promotion

0
wisata-solo2
MEMBATIK : Salah satu staf di Ndalem Gondosuli, Laweyan Solo memperagakan tata cara membatik dengan alat canting (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Surakarya harus memutar otak buat menggencarkan potensi wisata, agenda seni budaya Solo dibalik anggaran yang minim.

Salah satu cara yang bakal diandalkan menjawab tantangan itu adalah mengurangi promosi manual dengan promosi lewat media digital pada tahun anggaran 2020.

Kepala Disparta Surakarta Hasta Gunawan menjelaskan pihaknya bakal mengubah strategi promosi berbasis cyber promotion atau promosi secara daring. Sebab beberapa pos anggaran untuk promosi manual sudah dipangkas dalam mata anggaran APBD 2020.

“Misalnya dulu kita sering promosi ke luar kota, itu kita hapus. Mungkin anggaran promosinya turun sekitar 15 persen,” katanya2).

Hasta mengatakan, promosi secara manual dinilai sudah tidak efektif. Tren promosi pariwisata saat ini didominasi oleh cyber promotion khususnya melalui sosial media.

“Zamannya sekarang lebih millennial dengan cirri murah dan efektif. Yang penting bagaimana keunikan yang ada di Kota Solo ini terus diunggah,” terang dia.

Setelah diunggah, Hasta berharap masyarakat turut serta merawat objek unik tersebut agar tetap baik. Sebab, banyak objek yang menjadi rujukan wisatawan namun kondisinya tidak terawat.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo pun berulang kali menekankan jika Kota Solo tidak memiliki potensi alam. Namun Solo memiliki kearifan budaya serta seni pertunjukan yang luar biasa. Dia ingin kekuatan-kekuatan tersebut dapat diangkat ke calon wisatawan agar datang ke Bumi Bengawan. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan