Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini : Apresiasi Upaya Polri Dalam Menjaga Situasi Kamtibmas Sepanjang 2019

0
kiprah-polri-2019-3

*Kiprah Kepolosian Republik Indonesia Selama 2019 (Bagian-2)

WALI KOTA Surabaya Tri Rismaharini adalah salah satu wali kota Indonesia yang dikenal vokal, berani dan tegas. Menilai kiprah Kepolisian Republik Indonesia,

Risma memandang secara umum, situasi Kamtibmas sepanjang 2019 relatif terkendali.

“Tahun politik yang penuh dengan kampanye dan silang pendapat relatif berhasil kita lalui dengan baik. Tentu ini menunjukkan kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berpolitik, dari hari ke hari kita semakin menyadari bahwa perbedaan adalah hal yang wajar. Kita boleh berbeda pandangan politik, tapi tidak pernah membawa perbedaan itu ke dalam konflik personal, apalagi konflik fisik,” terang Risma.

Berbagai aksi demonstrasi yang terjadi sepanjang 2019 juga berjalan dengan baik, meski ada beberapa preseden buruk yang tak boleh terulang di kemudian hari, terutama kekerasan kepada peserta aksi demonstrasi.

Menurutnya demonstrasi adalah hal yang wajar di era demokrasi saat ini, sehingga berbagai aksi protes tak sampai mengganggu,

“Saya mengapresiasi upaya Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas sepanjang 2019. Tentu bukan hal mudah untuk menjaga kondusivitas di tahun politik, apalagi persaingan politiknya lumayan tajam karena dua kubu politik berbeda sangat tajam, bahkan polarisasi sempat terjadi di masyarakat akar rumput.” imbuhnya.

Polri dengan bijak bisa mengendalikan situasi dengan tetap mengandalkan pendekatan dialogis. Selain itu, peran gotong royong seluruh elemen masyarakat dan TNI ikut pula mewujudkan situasi Kamtibmas yang baik.

Secara umum Risma melihat kamtibmas 2019 relatif baik. Selain situasi Kamtibmas cukup kondusif, Polri terus melakukan upaya reformasi. Inovasinya terus bermunculan, seperti inovasi pelayanan publik yang terkait dengan tugas-tugasnya melayani masyarakat.

“Di daerah-daerah, saya melihat Polres-Polres dan Polda-Polda berlomba melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Juga semakin banyak unit-unit kepolisian yang masuk zona bebas.”

Saya kira ekspektasi masyarakat kepada kepolisian semakin tinggi. Saya berharap upaya reformasi terus dilanjutkan. Jangan sampai masyarakat kembali berpandangan bahwa berurusan dengan polisi itu selalu sulit.

Risma berharap perubahan paradigma masyarakat tersebut dengan menampilkan pelayanan yang baik, berbasis teknologi informasi, dan selalu menggunakan pendekatan persuasif saat berhubungan dengan masyarakat.

Polri juga harus terus menggalakkan semangat penegakan hukum yang professional dan tidak tebang pulih.

Tahun depan, kata dia seperti yang sudah disampaikan Presiden Jokowi, para aparat penegak hukum harus mendukung upaya pemerintah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan ekonomi dunia.

Investasi harus tumbuh. Pembukaan lapangan kerja harus terus bertambah. Maka langkah Polri juga harus selaras dengan memberi kepastian hukum kepada para pelaku usaha. (Bersambung)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan