Tragis, Ibu Kandung Asal Sumberlawang Sragen Tewas Dianiaya Anak

0
penambang-tewas
FOTO ILUSTRASI

*Pelaku Punya Riwayat Sakit Jiwa

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Akhir hidup yang tragis dialami Daliyem (50) warga Dukuh RT 6 Desa Pendem Kecamatan Sumberlawang. Dia tewas setelah dianiaya  Hendriyanto (36), yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di rumah mereka, pada Rabu (1/1) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.  Peristiwa ini terjadi karena korban menolak permintaan anaknya yang meminta ganti nama.

Korban dihabisi anaknya yang memiliki riwayat sakit jiwa dan pernah menjalani perawatan di RSJD Surakarta itu, saat tidur di dalam kamarnya. Korban meninggal saat dilarikan ke rumah sakit, karena kondisi korban yang mengalami luka parah dan bersimbah darah.

Terdapat luka memar dan bengkak di bagian wajah dan punggung korban. Peristiwa itu terjadi saat, korban yang saat itu tengah tidur di dalam kamarnya.

Saat itu, suami korban, Sadiyo (60) dan tiga anaknya termasuk korban juga berada di rumah. Kemudian pelaku mendatangi kamar ibunya dan meminta agar namanya diganti dan dilakukan syukuran. Karena permintaan pelaku yang tidak dituruti itu membuat sang anak emosi.

Dia lalu menganiaya ibu kandungnya dengan dipukuli dan ditendang pada bagian wajah dan punggungnya hingga memar dan bersimbah darah.

Dirawat di RSJ

Setelah menganiaya ibunya, pelaku langsung pergi keluar rumah. Kejadian itu baru diketahui Sadiyo (60) saat masuk ke dalam kamar dan mendapati istrinya terkapar dengan bersimbah darah. Sontak Sadiyo berteriak histeris meminta tolong kepada para tetangga.

Mendengar teriakan itu saksi Mulyani (43) dan Surahmin (46) masuk ke dalam kamar dan melihat korban dalam keadaan tergeletak.

Tinggalkan Pesan