Rehab Kerusakan Jalan Mulai Dikebut, 2020 Pemkab Klaten Anggarkan Rp 103 Miliar

rehab-jalan-klaten

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Klaten mulai dikebut perbaikannya sebab sudah banyak dikeluhkan masyarakat. Perbaikan dimulai dari kerusakan di wilayah kota dan sekitarnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Suryanto mengatakan perbaikan sudah dimulai awal pekan lalu. ” Kita sudah mulai yang di kota. Sementara prioritas di kota dulu,” jelasnya, Rabu (8/1).

Wilayah kota yang sudah ditangani antara lain Jl Mayor Sunaryo, Jl Merapi, Jl Merbabu. Di titik-titik kota ada kerusakan sledding atau mengelupas sehingga harus ditangani agar tidak melebar. Nantinya dilanjutkan ke Jl Ir Sukarno dan lainnya. Untuk kegiatan pemeliharaan memang sudah dimulai tetapi untuk kegiatan peningkatan, kata dia, akhir bulan ini akan dilelangkan dulu.

Setelah lelang selesai akan dilaksanakan sesegera mungkin. Kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Klaten sampai pekan ini yang rusak berat sekitar 50 kilometer, rusak sedang sekitar 80 kilometer dan rusak ringan 140 kilometer.
Namun kerusakan itu tidak ada 50 persen dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 760 kilometer. Kerusakan utamanya paling banyak terjadi di wilayah pinggiran. Penyebab kerusakan adalah terjadinya cuaca ektrem tahun 2019-2020 dan beban muatan. Selain rusak karena cuaca ekstrim dan beban muatan, ada yang rusak karena bangkitan lalu -lintas.

Jalan Lain

Rusak bangkitan itu, kata Suryanto, karena satu ruas direhab, kendaraan mencari ruas jalan lain sehingga mempercepat kerusakan di ruas yang lain. Misalnya di Jl Pakis-Daleman direhab, kendaraan mencari alternatif ke Jl Delanggu-Wonosari melalui Desa Jelobo.

 

Tinggalkan Pesan