Peringatan Hari Amal Bhakti, 17 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Wonogiri

0
sertifikasi-tanah-wonogiri1
MENYERAHKAN SERTIFIKAT : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo menyerahkan sertifikat tanah wakaf saat peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama (Kemenag) di Alun-alun Kabupaten Wonogiri, Kamis (9/1). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 17 sertifikat tanah wakaf diserahkan kepada masyarakat saat peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama (Kemenag) di Alun-alun Kabupaten Wonogiri, Kamis (09/01/2020). Tanah wakaf tersebut dimanfaatkan untuk beberapa kegunaan, antara lain pendidikan, masjid dan pemakaman.

Kepala kantor Kemenag Wonogiri, Cahyo Sukmana mengatakan, pihaknya bermitra dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wonogiri yang menerbitkan sertifikat tanah wakaf tersebut. “Tanah-tanah wakaf itu dari masyarakat, kemudian disertifikatkan di BPN. Setelah jadi, sertifikatnya kami serahkan kembali ke masyarakat,” katanya.

Baca : Persit Wonogiri Serahkan Beasiswa untuk Anak Berprestasi

Pihaknya juga berencana mendata tanah-tanah wakaf yang belum bersertifikat. Harapannya, tanah-tanah wakaf yang tidak bermasalah bisa dibuatkan sertifikat. Selain penting untuk memastikan status tanah, sertifikat juga menjadi salah satu syarat apabila hendak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Rangkaian peringatan HAB ke-74 Kemenag di Wonogiri diperingati dengan berbagai kegiatan. Antara lain bakti sosial dengan membagikan 560 paket sembako, doa syukur, upacara bendera, gowes, jalan sehat kerukunan umat beragama, dan penyerahan sertifikat tanah wakaf.

Sekitar 4.000 peserta meramaikan kegiatan jalan sehat tersebut. Mereka berasal dari madrasah, sekolah, Kantor Urusan Agama (KUA) dan berbagai kalangan. “Seperti tema kegiatan ini, semoga umat rukun Indonesia maju,” harapnya.

Baca : Kades di Wonogiri Diminta Anggarkan Dana untuk Bencana

Dalam kesempatan itu, Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo dan Wakil Bupati Edy Santosa memberikan doorprize berupa dua paket umroh untuk peserta jalan sehat. Adapun doorprize lain yang telah disediakan panitia berupa sepeda, kulkas, televisi, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Bupati mengatakan, harus ada kebersamaan dan gotong-royong yang menumbuhkan kerukunan. Kerukunan itu menjadi kunci kesuksesan pembangunan berkelanjutan. “Mari menjaga semangat kebersamaan dan kebhinekaan di Wonogiri,” pesannya. (Khalid Yogi)

Baca : Sedimentasi Waduk Gajahmungkur Terlalu Cepat, Polres Wonogiri Tanam Ribuan Pohon

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan