PDIP Boyolali Target 80 Persen Suara, Kemungkinan Lawan Bumbung Kosong

ketua-dpc-pdip-paryanto
FOTO DIRI : S Paryanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Seluruh jajaran PDIP Boyolali diminta bekerja keras menyongsong Pilkada 2020 pada September mendatang. Hal itu dimaksudkan untuk mencapai target kemenangan sebesar 80 persen.

Menurut Ketua DPC PDIP Boyolali, S Paryanto, kemungkinan besar pasangan calon yang diusung PDIP bakal melawan bumbung kosong. Pasalnya, dengan bergabungnya Partai Golkar dengan PDIP, maka praktis partai lain tak bisa mengajukan pasangan calon sendiri.

“Kecuali nanti ada calon perseorangan, silahkan saja. Namun, inipun kemungkinan juga kecil karena butuh biaya sangat besar,” kata Paryanto.

Namun demikian, jika pasangan calon yang diusung PDIP merupakan calon tunggal, tak lantas jajaran partai bisa berleha- leha atau bersantai. Justru seluruh komponen partai diminta kerja keras memenangkan pasangan yang diusung PDIP.

“Sebagai catatan, saat Pilkada lalu pasangan Seno- Said berhasil meraih dukungan 69 persen. Itu ada lawannya.”

Nah, kini dengan kemungkinan besar calon tunggal maka lawan tidak nampak. Untuk itu, tim harus turun mendekati masyarakat dan seluruh komponen yang ada untuk mau hadir di TPS menggunakan hak suaranya.

Terkait target suara 80 persen, pihaknya optimis mampu meraihnya. Apalagi,selain Partai Golkar yang sudah menyatakan bergabung, PKB pun sudah mulai melakukan komunikasi serupa. Dengan berkaca hasil pemilu legislatif (Pileg) lalu, maka perolehan suara pun diharapkan terdongkrak.

“PDIP meraih 35 kursi, Golkar 4 kursi dan PKB 2 kursi. Kalau berkaca pada hasil pileg, suara itu kan tinggal digabungkan saja.”

Tinggalkan Pesan