Rektor Lepas 1.738 Mahasiswa KKN UNS

kkn-uns-2020
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Jamal Wiwoho secara simbolia melepas mahasiswa yng akan mengikuti KKN. (suaramerdekasolo.com/Evi Kusnindya)

SOLO,suaramerdekasolo.com-Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Jamal Wiwoho melepas 1.738 mahasiswa dan 77 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari-Februari 2020.

Rektor mengibaratkan para mahasiswa peserta KKN Tematik Integratif beserta ara DPL tersebut sebagai kesatuan militer. Mereka diharapkan ikut “angkat senjata” dengan memberikan berbagai solusi atas persoalan masyarakat yang terjadi.

“Pasukan militer yang berjumlah 1.800 personel setara di atas balalyon di bawah brigade. KKN adalah kegiatan pengerahan kemampuan UNS baik berdasar jumlah personel maupun lokasi yng tersebar di 33 kabupaten/ kota dan sisi anggaran,” kaya

Rektor saat pelepasan peserta KKN yang dilaksanakan di halaman Rektorat UNS, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta, Brigadir Jenderal TNI Rafael Granada Baay yang memberikan sambutan dalam pelepasan KKN UNS.

Ia mengatakan bahwa para mahasiswa yang akan mengikuti KKN merupakan salah satu Sumber Daya Manusia (SDM) yang sudah memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan teknolongi serta memiliki wawasan kebangsaan Indonesia yang kuat dan kokoh taktergoyahkan. Kemampuan yang sudah dimiliki penting sekali untuk selalu diasah dan dikembangkan agar semakin profesional dan mumpuni.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS, Prof Okid Parama Astirin mengatakan ada 18 tema yang diangkat dalam periode KKN tahun ini.

Di antaranya adalah Optimalisasi Potensi Desa dan Pengembangan BUMDes, Pemanfaatan dan Pengelolaan Hasil Hutan, serta Pemberdayaan Ekonomi Kreatif dan UMKM Desa, dan lain sebagainya.
Dengan mengangkat tema-tema tersebut diharapkan UNS bisa terus berkontribusi untuk masyarakat.

“Salah satu agenda wajib bagi mahasiswa yang diingatkan Rektor pada periode ini adalah melakukan penanaman pohon di setiap lokasi KKN yaitu satu orang lima pohon. Kemudian mengabadikannya dan mengunggah di sosial media,” (Evie Kusnindya)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan