Tingkat Popularitas Sri Mulyani Capai 98 Persen

spanduk-sir-mulyani-klaten

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Bakal calon bupati petahana Klaten yang juga Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani berhasil unggul dalam survei yang digelar tim independen DPD PDIP Jateng menjelang turunnya rekomendasi DPP PDIP. Tingkat popularitas Sri Mulyani mencapai 98 persen, jauh menggungguli bakal calon lainnya.

”Survei tim independen DPD PDIP Jawa Tengah untuk Kabupaten Klaten, saya selaku petahana mendapat 80 persen tingkat kesukaan, dan 5 persen sangat puas, jadi ditotal ada 85 persen. Untuk popularitas 98 persen,” kata Sri Mulyani kepada wartawan di sela-sela acara sambang warga di Gedung Saroga KONI, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten, Selasa (14/1).

Baca : Peringati HUT ke-47, DPC PDIP Klaten Kibarkan Bendera Dalam Air di Umbul Ponggok

Meski demikian diakuinya masih da kekurangannya, namun hal itu sudah dikoordinasikan dengan OPD terkait untuk diperbaiki. Salah satu hal yang belum begitu memuaskan adalah masalah pupuk yang agak sulit diperoleh oleh petani dan beberapa hl lain yang sudah ditindaklanjuti.

Menurut ibu empat putra itu, survei merupakan ramalan atau perkiraan yang dilakukan oleh tim independen. Namun hasil survei tidak menjadikannya sombong, justru dia merasa dituntut untuk bekerja lebih baik dan lebih sering mendengarkn curhatan masyarakat. Ditanya soal rekomendasi, dia masih malu-malu.

”Rekoemndasi itu anya Bu Mega dan Tuhan yang tahu. Yang pasti DPP akan berikan rekomendasi pada kader petugas partai dan yang hasil surveinya tertinggi. Itu juga berlaku bagi calon wakil. Jangan tanya siapa calon wakil bupatinya, dari 21 bakal calon semua dekat. Kalau pun saya punya pilihan boleh tapi yang memutuskan DPP,” ujar Sri Mulyani.

Baca : Sambang Warga Perdana Bupati Klaten Tahun 2020

Soal adanya bakal calon lain, menurutnya tidak masalah. Baginya harus siap perang, namun harus siap menghargai dan menghormati calon lain. Kebetulan ada calin buoati lain warga Jonggrangan, Nanik Herawati yang mengikuti penjaringan di DPD PDIP Jateng. Beberapa calon sudah memasang baliho sebagai calon bupati.

”Untuk baliho, saya sebagai Ketua DPC dan petahana sebenarnya bisa menertibkan, karena mereka kan belum calon, tahapannya belum. Bisa dikatakan curi start, kalau bisa saya koreksi, tahapannya kan turun rekomendasi dulu, daftar ke KPU baru jadi calon. Tapi gakpapa lah,” kata dia. (Merawati Sunantri)

Baca : Pasangan Bagyo-FX Supardjo Maju Memperebutkan AD-1 dan AD-2 Lewat Jalur Independen

Editor : Budi Sarmun


Tinggalkan Pesan